Selain Kasus Pak RW Dibui, Ini Kisah Bertetangga Berujung Penjara

ADVERTISEMENT

Selain Kasus Pak RW Dibui, Ini Kisah Bertetangga Berujung Penjara

Andi Saputra - detikNews
Minggu, 02 Sep 2018 18:56 WIB
Foto: Jalan dipersempit (ibnu/detikcom)

Di Bali, kasus ini juga pernah terjadi. Kisah hukum bambu ini berawal pada April 2009 saat Ketut Caraka mengambil bambu ampel. Lalu pada 2 Mei 2009 sekitar pukul 15.00 WITA, Ketut Caraka menyuruh istrinya Ketut Pani untuk mengambil bambu yang sudah ditebang itu.

Ketut Sukadana, tetangga Ketut, tiba-tiba mengaku sebagai pemilik bambu merasa dirugikan sebesar Rp 100 ribu. Dia pun membawa pasutri itu ke meja hijau. Bahkan kedua petani ini sempat merasakan penjara selama 27 hari.


Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, Bali, menghukum pasutri itu dengan hukuman penjara 1,5 bulan. Sepasang petani ini banding dan dikabulkan majelis hakim PT Denpasar dengan membebaskan mereka. Tak terima, jaksa kasasi. MA memutus dengan membebaskan keduanya pada 6 Maret 2012 lalu.

Bila kasus-kasus kecil semua dipenjara, lalu bagaimana dengan problem over kapasitas?

(asp/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT