detikNews
2018/08/07 16:57:34 WIB

Divonis Bui Seumur Hidup, Ini Jejak Kasus dr Helmi Tembak dr Letty

Jabbar Ramdhani, Mei Amelia R, Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 3
Divonis Bui Seumur Hidup, Ini Jejak Kasus dr Helmi Tembak dr Letty Sidang vonis dr Helmi dalam kasus pembunuhan dr Letty di PN Jaktim, Selasa (7/8/2018) (Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom)
Jakarta - Terdakwa kasus penembakan dr Letty Sultri, dr Ryan Helmi divonis hukuman penjara seumur hidup. Hakim menyatakan Helmi terbukti melakukan pembunuhan berencana dan memiliki senjata api tanpa izin.

Letty dan Helmi telah menjadi suami-istri selama 5 tahun. Namun tak disangka, Letty harus tewas akibat ditembak enam kali oleh Helmi.

Penembakan ini terjadi pada 9 November 2017 sekitar pukul 14.30 WIB. Letty ditemukan tewas di Klinik Azzahra, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur.


Helmi tega membunuh istrinya karena digugat cerai. Gugatan cerai ini diajukan lantaran Helmi sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Letty.

Selang beberapa jam usai penembakan, Helmi langsung menyerahkan diri ke polisi. Pada saat bersamaan, Helmi menyerahkan 2 pucuk senjata api berupa revolver dan pistol kepada polisi.

Selama rekonstruksi, dr Helmi susah diatur. Dia terus menunduk dan menutupi mukanyaSelama rekonstruksi, dr Helmi susah diatur. Dia terus menunduk dan menutupi mukanya (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Helmi yang diinterogasi polisi mengaku mendapatkan bisikan sebelum menarik pelatuk pistolnya. "Sementara ini yang bersangkutan mengaku ada bisikan untuk membunuh istrinya," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dihubungi detikcom, Kamis (9/11/2017) lalu.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com