Ibu Korban Pembagian Sembako Monas Sebut Suhu Anaknya Mudah Naik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 15 Mei 2018 21:56 WIB
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya kembali memanggil Komariah, ibu korban meninggal acara bagi sembako di Monas, Jakarta. Kepada penyidik, Komariah mengatakan suhu tubuh anaknya yang bernama Rizky Syahputra itu sering naik.

"Istilah medis nggak disebut. Tapi Rizky itu, kalau kecapaian, anget (hangat)," kata kuasa hukum Komariah, Irfan Iskandar, saat dihubungi, Selasa (15/5/2018).



Rizky pun sempat mengalami demam beberapa hari sebelum acara. Namun, saat acara pada Sabtu (28/4), tubuhnya dalam keadaan sehat.

"Tapi suhu badannya sendiri Bu Komariah nggak paham, kan nggak diukur suhunya. Cuma suhu tubuhnya anget, terus dikasih obat," ucap Irfan.



Irfan sangsi Rizky meninggal karena terinjak. Menurutnya, luka injakan hanya terdapat di tumit.

"Satu titik itu. Itu saja kalau bekas lukanya. Tapi kalau sebab meninggalnya, detailnya coba tanya ke RS yang bisa jawab, ya," kata Irfan.

Irfan pun menolak sebutan terinjak-injak. "Hanya diinjak," katanya.



Polisi sebelumnya menegaskan akan tetap melanjutkan penyelidikan kasus meninggalnya dua bocah seusai acara bagi-bagi sembako di Monas meskipun ibunda salah satu korban telah mencabut laporan. Polisi telah membuat laporan model A.

Polisi juga telah memeriksa ketua panitia bagi-bagi sembako, Dave Revano, beberapa waktu lalu. Selain Dave, pihak dokter yang menangani Rizky dan Mahesa juga telah diperiksa. (aik/dnu)