"Kami harus fokus pada apa yang dibutuhkan (Jokowi). Wakil presiden itu membantu presiden. Karena itu, PPP fokus pada apa-apa yang dibutuhkan presiden ke depan. Saya menyebutnya lima syarat, kebutuhan beliau ini harus kita ikuti," ujar Romahurmuziy seusai mengikuti 'Bedah Pemikiran KH Hasyim Asy'ari' di PP Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keempat, harus ada kontribusi elektoral. Kelima, kebutuhan meredam ujaran kebencian yang bermotif SARA, yang sampai hari ini masih dialamatkan oleh lawan-lawan politik Pak Jokowi," ujarnya.
Bila ada tokoh yang memenuhi kelima syarat tersebut, menurut Romahurmuziy, pilihan tetap berada di tangan Jokowi.
"Yang paling penting, siapa yang duduk adalah siapa yang hatinya diterima oleh Presiden. Karena menjamin kekompakan dwitunggal dalam mengendalikan bangsa ini," terangnya.
Baca juga: Gatot dan Anies Intip Pilpres dari Jauh |
Dia juga mengaku siap bila dipercaya menjadi pendamping Jokowi pada pilpres.
"Setiap ketua umum partai politik yang diberi amanah harus siap. Karena ini pasangan calon, kesiapan itu harus dihubungkan dengan penerimaan calon presidennya, itu yang lebih penting," ujarnya.
(fdn/fdn)











































