Suhu Panas Musda Demokrat Jatim, Ini Aturan Bacalon Daftar Sebagai Ketua

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 22:53 WIB
musda demokrat jatim
Foto: Faiq Azmi
Surabaya - Musda DPD Partai Demokrat Jatim akhirnya akan digelar pada Kamis (20/1) mendatang. Ketua Steering Comittee (SC) Musda Demokrat Jatim Reno Zulkarnaen membeberkan teknis Musda yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya, salah satunya soal syarat dukungan yang harus dipenuhi oleh bakal calon ketua (bacalon)

"Bacalon harus mendapat dukungan setidaknya 20 persen dari jumlah DPC di provinsi tersebut. Di Jatim, syarat minimal dukungan Bacalon itu 8 dukungan DPC," kata Reno di Surabaya saat jumpa pers dengan media, Senin (17/1/2022).

Reno mengungkapkan, ada total 40 hak suara di Musda Jatim. Yakni terdiri dari 38 DPC Kabupaten/Kota di Jatim, lalu satu suara dari DPP, dan satu suara dari DPD Demokrat Jatim.

Reno mengungkapkan dalam Musda ini tidak memilih ketua. Namun mengusulkan Bacalon ke tim formatur. Tim formatur sendiri berasal dari DPP.

"Musda ini semaksimalnya mengusulkan 3 nama calon, dan sedikitnya satu calon ke tim formatur dalam hal ini ketua umum, sekretaris jendral, dan ketua BPOKK. Setelah itu, tim formatur akan mengadakan fit and proper test kepada calon. Ya nanti proses itu yang terakhir, bagaimana calon meyakinkan tim formatur, bagaimana visi misi membawa Demokrat ke depan," beber Reno.

Sementara Wasekjen DPP Demokrat Renanda Bachtar mengungkapkan Musda di Jatim merupakan Musda ke-32. Sebelumnya, sudah ada 30 Musda yang digelar, dan mayoritas memenangkan calon yang didukung banyak DPC.

"Musda di Jatim ini ke-32, sedangkan besok itu Musda ke-31 di Jabar. Memang sekarang patokannya bukan jumlah suara dukungan DPC, karena mekanismenya berbeda dengan Musda sebelumnya. Dari 30 Musda, 27 Musda di antaranya dimenangkan calon yang didukung banyak DPC, namun ada 3 Musda yang dimenangkan bukan calon dengan suara DPC terbanyak," jelasnya.

"Kalau dulu yang dihitung Musda itu suara, sekarang yang dihitung jumlah dukungan, CV calon, lalu rekam jejak, dan paling menentukan fit and propery test. Tidak main-main fit and propery test ini, sangat serius dan tidak main-main. Kita ingin lahir pemimpin Musda yang baik," lanjutnya.

Renanda mengatakan verifikasi faktual dukungan calon akan dilakukan H-1 Musda atau disebut Pra-Musda. Nantinya, DPC yang memberi dukungan ganda, akan dicoret.

Sementara Ketua Organizing Comittee (OC) Samwil mengatakan seluruh peserta Musda wajib menerapkan protokol kesehatan. Seluruh peserta akan menjalani tes swab.

"Musda ini harus berjalan tertib, aman, dan lancar. Seluruh peserta wajib menerapkan prokes, dan menjalani tes swab. Hanya peserta dengan swab negatif boleh ikut," tandasnya.

Diketahui, ada dua nama kuat yang bakal maju sebagai Calon Ketua di Musda Demokrat Jatim. Dua nama itu Emil Elestianto Dardak dan Bayu Airlangga. Emil disebut memiliki dukungan 12 DPC se-Jatim. Sementara Bayu disebut memiliki dukungan 30 DPC se-Jatim. (iwd/iwd)