Pedagang Pasar Bululawang Malang yang Kiosnya Terbakar Akan Direlokasi

Muhammad Aminudin - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 13:21 WIB
Puluhan kios di Pasar Bululawang Kabupaten Malang terbakar dini hari tadi. Sembilan mobil PMK dikerahkan untuk memadamkam api.
Pasar Bululawang Kabupaten Malang yang terbakar/Foto: Muhammad Aminudin/detikcom
Malang - Puluhan kios di Pasar Bululawang Kabupaten Malang terbakar dini hari tadi. Pemkab Malang berencana merelokasi para pedagang.

Wacana relokasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat meninjau dan menemui pedagang pascakebakaran. Relokasi bertujuan agar sirkulasi perekonomian tetap berjalan.

"Agar secara keseluruhan langsung bisa berjalan dengan baik. Terkait relokasi ini harus dikomunikasikan dengan baik melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), lokasinya di mana yang dimungkinkan. Seluruh pedagang jangan sampai kehilangan pembelinya," kata Didik kepada wartawan di Pasar Bululawang, Minggu (16/1/2022).

Didik mengungkapkan, musyawarah bersama para pedagang akan dilakukan untuk menentukan titik relokasi tersebut. Tentunya, langkah relokasi ini sambil menunggu proses pembangunan.

Sebab Pemkab Malang juga harus mempersiapkan hal-hal yang dilakukan. Salah satunya berkaitan dengan penganggaran. Rencana relokasi untuk sementara diperuntukkan bagi para pedagang yang kiosnya terbakar.

"Relokasi dalam dua minggu bisa selesai, tepat setelah proses penyidikan dari kepolisian," kata Didik.

Setidaknya ada 51 kios atau bedak pedagang yang terbakar dalam kebakaran dini hari tadi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar.

"Untuk jumlah kios yang terbakar sebanyak 51 unit. Berapa kerugian belum dihitung secara pasti, namun kemungkinan mencapai Rp 3 miliar lebih," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) PMK Kabupaten Malang Goly Karyanto terpisah.

Polisi tengah menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sejumlah saksi dimintai keterangan. Penyelidikan rencananya akan melibatkan Tim Labfor dari Polda Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi menuturkan, berdasarkan informasi awal yang diterima, dugaan sumber api dari salah satu kios bagian luar sebelah selatan pasar.

Di mana bagian atapnya mengeluarkan percikan api. Bersamaan dengan percikan api tersebut terjadi ledakan trafo PLN di tiang depan yang memicu api lebih membesar mengikuti kabel yang terpasang.

"Berdasarkan keterangan saksi, dugaan sumber api berasal dari kios di sebelah selatan pasar. Kita upayakan koordinasi dengan Labfor Polda untuk pemeriksaan titik awal api dan sebab-sebab kebakaran," pungkasnya. (sun/sun)