Puluhan Lansia Dapat Vaksin Booster Perdana di Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 13:40 WIB
Puluhan Lansia Dapat Vaksin Booster Perdana di Kota Malang
Vaksin booster perdana di Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang - Kota Malang mulai memberikan vaksin booster COVID-19. Sasarannya adalah warga lanjut usia. Pemberian vaksin dosis ketiga ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan yang telah ada serta memperpanjang masa perlindungan.

Ada sebanyak 50 warga lansia Kota Malang mengikuti vaksinasi booster perdana yang bertempat di Aula Bersama Lantai 4 Mini Block Office Balai Kota Malang, Kamis (13/1/2022).

"Saya minta kepada masyarakat Kota Malang, ini (vaksin) ditangkap dengan baik. Karena kita belum tahu kapan pandemi ini berakhir. Maka diputuskan perlunya booster ini untuk menguatkan vaksin satu dan vaksin dua. Sehingga nanti herd immunity terbangun dengan baik," kata Wali Kota Malang Sutiaji saat membuka Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang.

Sutiaji menerangkan bahwa Kota Malang menjadi salah satu daerah yang telah diperkenankan melaksanakan vaksinasi booster.

"Tidak semua daerah boleh melakukan booster, yang boleh itu yang capaian vaksin pertama 70 persen dan capaian vaksin kedua di angka 60 persen," terangnya.

Sutiaji turut menjelaskan bahwa vaksin booster akan diberikan kepada masyarakat Kota Malang secara gratis.

"Dulu kan masih debatable, berbayar atau tidak. Tapi kita sudah memutuskan bahwa ini kewajiban negara hadir untuk kepentingan masyarakat, maka sekarang tidak berbayar," jelasnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang disebutkan akan mengupayakan ketersediaan dosis vaksin booster agar cukup diberikan kepada masyarakat. Nantinya, pemberian vaksin booster ini akan menggunakan jenis Pfizer dan AstraZeneca.

"Saat ini yang tersedia 60 ribu sampai 70 ribu dosis. Sudah tidak perlu ada kegelisahan dan kekhawatiran tidak dapat (vaksin booster). Semua akan terpenuhi. Karena sudah disampaikan negara bahwa booster ini dibutuhkan. Maka keterediaannya itu akan disiapkan," tegasnya.

Tak lupa Sutiaji mengingatkan, agar masyarakat tetap disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Kalau sudah mendapat booster, jangan tidak pakai masker, tidak protokol kesehatan, cuci tangan diabaikan, berkerumun seenaknya. Karena booster ini menjadi salah satu upaya agar kita terhindar dari COVID-19, itu yang penting," pungkasnya.

Sejumlah mantan pejabat di lingkungan Pemkot Malang terlihat hadir dan menerima vaksin booster, seperti mantan Sekda Wasto, mantan Kadis PUPR Hadi Santoso, pensiunan pejabat lainnya, dan Wakil Wali Kota Malang periode 1999-2002, Sutrisno. Secara simbolis Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko turut mendapatkan vaksin booster.

(fat/fat)