Melihat Budidaya Lobster di Banyuwangi, Sekali Panen Bisa 2-3 Kuintal

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 20:25 WIB
lobster banyuwangi
Bupati Ipuk meninjau budi daya lobster di Pantai Grand Watu Dodol (Foto: Ardian Fanani)
Pembesaran di keramba dasar laut sekitar lima bulan untuk mencapai ukuran 150 hingga 200 gram. "Untuk lobster pasir minimal 150 gram, dan jenis lainnya 200 gram untuk bisa dipanen," tambah Arif.

Satu keramba bisa menghasilkan 40 kilogram lobster. Sementara di GWD terdapat enam keramba. "Sekali panen bisa mencapai 2,5 hingga 3 kuintal. Untuk ukuran 150 hingga 200 gram harga antara Rp 400.000 hingga Rp 500.000 satu kilogramnya," kata Arif.

Harga bisa lebih tinggi apabila ukuran lobster lebih besar. Biasanya lobster-lobster siap panen tersebut diekspor ke Singapura.

Achmad Subijakto, Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bangsring, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mengatakan lobster dari Banyuwangi diakui memiliki kualitas ekspor.

"Dibanding daerah penghasil lainnya, perlu diakui lobster hasil budidaya dari perairan Banyuwangi memiliki kualitas yang bagus. Lobsternya fresh, kualitasnya ekspor," kata Toto, panggilan akrab Achmad Subijakto.

Toto menjelaskan, nelayan Banyuwangi berhasil melakukan budidaya lobster di perairan utara.

"Hasilnya cukup mengagetkan kami, ternyata kualitasnya mutu alam. Jadi meskipun budidaya, kualitasnya seperti tangkapan. Layak ekspor. Produksinya meningkat tajam. Bahkan sudah rutin ekspor ke Singapura, Taiwan, Hongkong, dan berbagai negara lainnya," kata Subijakto.

Itulah yang membuat KKP akan mendirikan lobster center di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan potensi lobter yang sangat besar ini akan lebih optimal bila dimaksimalkan. Apalagi dengan bantuan dari pemerintah pusat dengan menjadikan Banyuwangi sebagai pusat peneilitian lobster, nelayan Banyuwangi juga akan diuntungkan.

"Kami sangat mendukung, karena bagi kami ini adalah bagian dari pembangunan yang bervisi sustainability (berkelanjutan). Selaras dengan apa yang ingin dikembangkan Banyuwangi selama ini," kata dia.


(iwd/iwd)