Anggota DPR Sarmuji Soroti Jalur Evakuasi Gunung Kelud yang Rusak

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 23:33 WIB
jalur evakuasi gunung kelud yang rusak
Jalur Gunung Kelud yang perlu perbaikan (Foto: Dok. Sarmuji)
Blitar - Anggota DPR RI M Sarmuji menggelar reses di Desa Sidodadi, Kabupaten Blitar. Dalam reses ini, Sarmuji bertemu dengan Paguyuban Seni Ki Ageng Tembayat.

Ada yang unik di sela reses tersebut. Tiba-tiba Kepala Desa Sidodadi H Narno menyampaikan unek-unek warga kepada Sarmuji terkait jalur evakuasi Gunung Kelud di Blitar yang sudah rusak parah.

Sarmuji kemudian di antar Kepala Desa untuk melihat langsung kondisi infrastruktur jalan di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Melihat kondisi jalan yang rusak, Anggota DPR RI Komisi XI ini langsung menyoroti buruknya akses evakuasi Gunung Kelud tersebut. Menurut Sarmuji, jalanan Desa Sidodadi merupakan jalur evakuasi utama di Blitar jika sewaktu-waktu Gunung Kelud erupsi.

"Jalur evakuasi ini tidak memenuhi syarat sebagai evakuasi kalau terjadi erupsi Gunung Kelud. Jika Gunung Kelud erupsi akan muncul saling menyalahkan antara masyarakat dan pemerintah mengapa jalur evakuasinya tidak diperbaiki," ujar Sarmuji dalam keterangannya yang diterima detikcom, Senin (3/1/2022).

Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Timur ini meminta agar pemerintah segera memperbaiki jalur sepanjang 2 kilometer yang berada di Dusun Kemloko 8 Desa Sidodadi tersebut. Pasalnya, perbaikan jalan agar mempermudah dalam evakuasi masyarakat, jika sewaktu-waktu terjadi erupsi di Gunung Kelud.

"Kita berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalur sepanjang 2 kilometer di Dusun Kemloko 8 tersebut agar evakuasi masyarakat nantinya bisa lebih mudah. Dengan demikian keselamatan rakyat lebih terjamin," harapnya.

Senada dengan Sarmuji, Kepala Desa Sidodadi H. Narno berharap Dusun Kemloko 8 yang hanya berjarak 5 kilometer dari puncak Gunung Kelud dan 4 kilometer dari titik evakuasi terdekat bisa segera ada perbaikan infrastruktur.

"Kami titipkan aspirasi kepada Pak Sarmuji yang merupakan perwakilan dari Dapil kami. Harapan kami bisa tersalurkan dan diprioritaskan oleh pemerintah agar infrastruktur jalan bisa segera diperbaiki," Tutup Narno.

Jalan di dusun Kemloko 8 Desa Sidodadi kondisinya masih berupa makadam sehingga sulit dikewati oleh kendaraan. Ditambah lagi dengan banyaknya truk pasir yang melintas menyebabkan jalan makin rusak. (iwd/iwd)