Polisi Cek Gereja dan Stasiun di Surabaya Jelang Nataru

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 20:59 WIB
polisi cek gereja di surabaya
Polisi cek pengamanan gereja di Surabaya (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Polrestabes Surabaya melakukan pengecekan terkait dengan penerapan Protokol Kesehatan yang sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. Pengecekan dilakukan di beberapa gereja dan stasiun di Surabaya.

Sejumlah gereja yang dicek adalah Gereja Hati Kudus, Gereja st Perawan Maria, dan juga Stasiun Pasar Turi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengimbau pihak terkait untuk meningkatkan antisipasi keamanan dan penerapan Protokol Kesehatan tetap diterapkan secara ketat.

"Saya harapkan pihak pengelola gereja nantinya memastikan para jemaatnya yang datang sesuai dengan undangan guna mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mewaspadai adanya penyebaran COVID-19 varian baru Omicorn. Tidak lupa juga para Pengelola Stasiun Kereta Api juga melakukan hal yang sama," kata Yusep, Rabu, (22/12/2021).

Yusep menambahkan pihaknya akan menempatkan personel secara khusus di beberapa stasiun dan gereja yang akan melaksanakan Hari Natal demi menjamin keamanan bersama.

"Hal ini difokuskan untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang berusaha membuat suasana Kota Surabaya menjadi tidak kondusif," kata Yusep.

Di kesempatan yang sama Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo juga melakukan kegiatan yang sama yaitu pengecekan Stasiun Gubeng, Gereja Katolik Kristus Raja, dan GKI Ngagel.

Hartoyo memastikan bahwa sarana dan pra sarana yang ada di lokasi tersebut sudah lengkap dan siap digunakan untuk menjaga kesehatan para penumpang dan jemaat gereja.

Sementara itu, dari sisi keamanan pihak Kepolisian akan berkolaborasi dengan Polsuska untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang akan melaksanakan aktivitas baik saat berangkat maupun sebaliknya.

"Kalau di gerbong itu domainnya Polsuska kemudian dari Polda dan Mabes juga ada beberapa kereta yang memang akan dilakukan pengawalan langsung, kemudian dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim berkonsentrasi di Stasiun," kata Hartoyo. (iwd/iwd)