Kemenkumham Jatim Usulkan 493 Napi Dapat Remisi Natal

Suparno - detikNews
Minggu, 12 Des 2021 20:56 WIB
Kanwil Kemenkumham Jatim mengusulkan 493 narapidana (Napi) untuk mendapatkan Remisi Khusus Natal 2021.
Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono/Foto: Istimewa
Sidoarjo - Natal 2021 sudah di depan mata. Ratusan warga binaan di Jatim berpotensi mendapat remisi.

Itu setelah Kanwil Kemenkumham Jatim mengusulkan 493 narapidana (Napi) untuk mendapatkan Remisi Khusus Natal 2021. Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan, para narapidana yang diusulkan mendapatkan remisi Natal tersebar di 35 lapas/rutan di seluruh Jatim. Saat ini jumlah penghuni lapas/rutan di Jatim mencapai 27.962 orang (data per 8 Desember 2021).

"Karena bersifat khusus, remisi yang diberikan paling lama 2 bulan dan paling rendah 15 hari," kata Krismono melalui rilisnya, Sabtu (12/12/2021).

Krimono menjelaskan,remisi khusus Natal hanya diberikan kepada narapidana yang beragama Nasrani. Tidak hanya itu, WBP yang berhak mendapatkan remisi harus memenuhi syarat administratif. Seperti berkelakuan baik dan telah menjalani hukuman minimal 6 bulan. Dihitung sejak tanggal penahanan sampai Hari Natal 2021 ini.

"Selain Natal, remisi khusus keagamaan diberikan pada Hari Idul Fitri, Waisak, Nyepi, dan Imlek," jelas Krismono.

Krismono menambahkan, banyaknya warga binaan yang mendapat remisi berarti pembinaan dari lapas/rutan jajaran Kemenkumham Jatim semakin baik. Karena, sekaligus menjadi indikator perilaku narapidana yang semakin baik.

"Bila pembinaan baik, segala jenis potensi kerusuhan bisa ditangkal. Alhamdulillah selama 2021 ini kondisi lapas/rutan di Jatim relatif aman," urai Krismono.

Krismono melanjutkan, remisi ini bukan menunjukkan obral hukuman. Namun, sesuai dengan semangat pemasyarakatan dengan tujuan agar narapidana cepat kembali ke masyarakat dan keluarganya.

"Sehingga bisa menjalani hidup yang lebih baik," tuturnya.

Besaran remisi yang didapatkan tergantung pada narapidana. Yang telah menjalani pidana selama 6-12 bulan memperoleh remisi 15 hari. Sedangkan narapidana yang telah menjalani 12 bulan atau lebih, pada tahun pertama hingga ketiga, memperoleh remisi 1 bulan.

"Sedangkan pada tahun keempat dan kelima masa pidana memperoleh remisi 1 bulan 15 hari. Dan tahun keenam dan seterusnya mendapat remisi 2 bulan. Remisi tambahan juga bisa diberikan kepada narapidana yang dianggap berjasa kepada negara dan membantu kegiatan dinas di lapas/rutan," pungkas Krismono. (sun/bdh)