Sederet Kecelakaan di Black Spot Jalur Menuju Kawah Ijen Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 18:07 WIB
Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen merupakan destinasi wisata nomer satu di Banyuwangi. Namun untuk sampai ke Kawah Ijen, wisatawan harus melewati black spot atau titik rawan kecelakaan.
Black spot di jalur menuju Kawah Ijen/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Black spot di jalur menuju TWA Kawah Ijen telah merenggut banyak nyawa dan korban luka-luka. Polisi mencatat 3 kecelakaan menonjol dalam 3 tahun terakhir.

"Selama 3 tahun ini kita mendata 3 kali kejadian menonjol kecelakaan di jalur Ijen," ujar Iptu Budi Hermawan, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi kepada detikcom, Jumat (10/12/2021).

Namun dirinya tidak merinci berapa total korban jiwa dalam 3 kecelakaan tersebut. Kebanyakan, kecelakaan yang terjadi di jalur Ijen adalah kecelakaan tunggal.

"Kebanyakan kecelakaan tunggal. Ada motor dan juga mobil travel yang kecelakaan. Kebanyakan tak menguasai medan," imbuhnya.

Detikcom mencatat, terdapat beberapa kecelakaan di kawasan jalur Ijen. Akhir 2018, tiga orang pengendara motor matic tewas. Rendy Muhamad Andyka dan Navilia Vega warga Jember tewas di lokasi kejadian. Sementara Novita Febrianti meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan. Mereka adalah pelajar dan berboncengan tiga menggunakan motor matic setelah menikmati keindahan TWA Kawah Ijen.

Selanjutnya kecelakaan yang menimpa rombongan wisatawan dari Gresik di jalur Erek-erek Ijen pada Minggu (24/2/2019). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun satu orang warga Filipina yang ikut rombongan mengalami luka.

Jalur menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Banyuwangi kembali merenggut korban jiwa pada Rabu (3/7/2019). Pengendara motor matic mengalami kecelakaan di tikungan Sengkan Mayit, Jalan Raya Ijen atau wilayah tanjakan Erek-Erek. Satu orang tewas dalam insiden ini. Diduga mengalami rem blong, Honda Vario dengan nomor polisi EA 4431 Y yang dikendarai Ari Budi Prasetyo (34) bersama dengan istri dan kedua anaknya, menabrak pembatas berupa ban-ban yang ditumpuk di sekitar lokasi.

Satu keluarga asal Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini melanjutkan perjalanan pulang setelah berwisata di TWA Kawah Ijen. Akibat kejadian itu, M Ali Sauki (6) anak dari pasangan itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Ari Budi Prasetyo mengalami patah tulang dan kaki. Sementara sang istri dan anaknya yang berumur 3 bulan selamat dalam kecelakaan tersebut.

Isuzu Elf terguling di sebuah turunan jalur Wisata Kawah Ijen, Jumat (19/7/2019). Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena pengemudi tidak menguasai Medan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun beberapa wisatawan mancanegara mengalami luka-luka.

Peristiwa itu terjadi saat minibus Isuzu Elf dengan nopol N 7291 T turun dari TWA Kawah Ijen. Saat sampai di TKP (Jalan turunan dan menikung ke kanan), kendaraan tersebut oleng. Kemudian terguling ke kanan dan terseret 10 meter. Minibus itu mengangkut 10 WNA.