Curah Hujan Tinggi Sepekan Terakhir, Ngawi Waspadai Banjir

Sugeng Harianto - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 08:35 WIB
Forkopimda Ngawi waspadai banjir
Forkopimda Ngawi waspadai banjir (Foto: Sugeng Harianto)
Ngawi -

Curah hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir membuat warga Ngawi waspada akan datangnya banjir. Forkopimda Ngawi melakukan kesiapan dini memantau posko bencana di daerah rawan banjir.

"Kita mulai mewaspadai bencana banjir dan kita sudah koordinasi dengan Pemkab untuk kesiapan posko," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi detikcom Sabtu (27/11/2021).

Persiapan yang dilakukan, kata Winaya, diantaranya menyiapkan perahu karet di posko bencana di daerah rawan banjir. Peralatan dapur umum juga telah disiapkan.

"Kita sudah siapkan beberapa perahu karet dan dan lokasi dan perlengkapan dapur umum jika sewaktu-waktu banjir datang. Obat-obatan semua ready," kata Winaya.

Winaya menambahkan, darah rawan banjir ada di lima kecamatan yang berada di daerah aliran sungai Madiun dan Bengawan Solo. Lima kecamatan yakni Kwadungan, Ngawi kota, Pitu, Karanganyar dan Widodaren.

"Daerah rawan banjir ada sekitar lima kecamatan yang di lewati sungai Madiun dan bengawan Solo. Semoga tidak sampai banjir," tandas Winaya.

Sementara itu Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko mengatakan Pemkab Ngawi selaku waspada banjir karena menjadi langganan setiap tahun. Pihaknya juga telah meminta warga di daerah lereng Gunung Lawu untuk mewaspadai tanah longsor.

"Pemkab Ngawi insyaallah sudah siap dalam penanganan bencana banjir karena sudah langganan tiap tahun. Kita juga mewaspadai tanah longsor di Gunung Lawu di musim hujan ini," terang mas Antok sapaan akrab Wakil Bupati Ngawi.

Antok menambahkan saat ini debit air di sungai Madiun dan bengawan Solo masih dalam batas normal. "Alhamdulillah ketinggian air masih dalam batas normal meski sempat kemarin meluber di daerah pinggir tangkis," tandasnya.

(iwd/iwd)