Siswa SMK di Sidoarjo Ini Jadi Pemulung Saat Berangkat dan Pulang Sekolah

Siswa SMK di Sidoarjo Ini Jadi Pemulung Saat Berangkat dan Pulang Sekolah

Suparno - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 07:26 WIB
Aditya Candra Glori Semesta merupakan siswa kelas XII SMK Informatika Sumber Ilmu, Sidoarjo. Selain menuntut ilmu, ia juga harus menjadi pemulung untuk membiaya sekolahnya.
Aditya mengumpulkan barang-barang bekas/Foto: Suparno
Sidoarjo - Aditya Candra Glori Semesta merupakan siswa kelas XII SMK Informatika Sumber Ilmu, Sidoarjo. Selain menuntut ilmu, ia juga harus menjadi pemulung untuk membiaya sekolahnya.

Aditya mengumpulkan barang-barang bekas yang ditemuinya di jalan, saat berangkat dan pulang dari sekolah. Sehingga saat menjadi seorang pemulung, ia kerap masih memakai seragam sekolah.

Aditya ke sekolah dengan mengayuh sepeda angin. Pada sepeda tersebut dipasang keranjang, sebagai tempat untuk menaruh barang bekas yang dia ditemukan di jalan.

Ia tinggal di Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin. Namun Aditya memilih memutar lewat pusat kota untuk menuju sekolahnya di Kecamatan Tulangan.

"Di Sidoarjo Kota biasanya banyak barang-barang seperti botol minuman bekas. Maka itu saya memilih memutar karena hasilnya lebih banyak," ucapnya, Sabtu (13/11/2021).

Aditya Candra Glori Semesta merupakan siswa kelas XII SMK Informatika Sumber Ilmu, Sidoarjo. Selain menuntut ilmu, ia juga harus menjadi pemulung untuk membiaya sekolahnya.Aditya mengumpulkan barang-barang bekas/ Foto: Suparno

Ia lalu menjual barang-barang tersebut kepada pengepul. Dalam sehari, ia mendapat uang sekitar Rp 25 ribu hingga 30 ribu. Uang itu ia berikan pada sang ibu untuk tambahan membayar biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari.

"Uangnya dikumpulkan untuk biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari," jelas Aditya.

Aditya menceritakan, dirinya telah memulung sejak dua tahun lalu. Tepatnya sejak awal pandemi COVID-19, saat itu sekolah libur.

"Jadi banyak waktu luang. Akhirnya saya manfaatkan cari uang dengan cara memulung," tambah Aditya

Selain memulung barang-barang bekas yang bisa dijual, Aditya mengungkapkan, dirinya juga sering memungut sampah yang dibuang sembarangan dan dimasukkan ke tempat sampah.

"Saya ingin kota ini bersih. Warganya juga sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," pungkas Aditya.

Lihat juga Video: Tak Ada Pemasukan, Pengelola Wisata Majalengka Jadi Pemulung

[Gambas:Video 20detik]




(sun/bdh)