Heboh Kakek Pemulung di Majalengka Dianiaya Warga, Korban Salah Sasaran

Bima Bagaskara - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 14:42 WIB
Kakek pemulung di Majalengka dianiaya warga diduga salah sasaran.
Kakek pemulung di Majalengka dianiaya warga diduga salah sasaran (Foto: Tangkapan layar video viral)
Majalengka -

Warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dihebohkan dengan beredarnya video penganiayaan terhadap seorang kakek. Video tersebut viral dan telah tersebar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 21 detik itu, terlihat seorang kakek mendapat perlakuan kasar dari sejumlah warga. Tampak kakek yang mengenakan celana pendek, kaos dan topi diintimidasi oleh warga. Tidak hanya diintimidasi, kakek tersebut juga mendapat perlakuan kasar mulai dari didorong hingga ditampar bagian wajahnya.

Belum diketahui persis dimana lokasi video tersebut. Namun dipastikan video penganiayaan terhadap kakek itu berasal dari Majalengka.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut ialah musisi Erwin Moron. Di akun instagramnya @erwinmoron_official, Ia mengunggah video tersebut beserta poster open donasi untuk sang kakek.

Dari keterangan unggahan itu diketahui kakek tersebut merupakan seorang pemulung yang terkena fitnah atau salah sasaran.

"Menurut Info Kronologinya: Seorang Kakek Pemulung kena fitnah warga/salah sasaran, warga akhirnya MAIN HAKIM SENDIRI. (Cerita nya kalo ditulis akan panjang)," tulis akun itu seperti dilihat detikcom, Rabu (27/10/2021).

Erwin juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu kakek melalui open donasi yang Ia adakan. Pasalnya dari penjelasan di unggahan itu, istri dari kakek bernama Caslim itu tengah sakit.

Sehingga Erwin berencana untuk membantu sang kakek agar tidak lagi menjadi pemulung dengan memberikan modal usaha.

"Tapi kita fokus kepada ekonomi beliau, yang sangat butuh dibantu. Kakek hidup di rumah kecil di MAJALENGKA (Jawa Barat) dengan Istri yang sedang stroke dan anak yg belum bekerja (karena harus menjaga ibunya)," ucapnya.

"Bismillah OPEN DONASI UNTUK KAKEK CASLIM (Majalengka). Kita sudah ketemu alamat nya dan akan mengunjungi beliau. Memberi modal agar beliau bisa usaha dirumah (berhenti mulung) agar bisa jaga istrinya dan anaknya bisa bekerja juga berdagang," lanjut Erwin dalam keterangannya.

Terpisah Penmas Humas Polres Majalengka Aiptu Riyana mengungkapkan saat ini Polres Majalengka tengah melakukan penyelidikan terkait viralnya video penganiayaan kakek tersebut.

"Lagi ditangani, masih dalam tahap penyelidikan," singkat Riyana saat dikonfirmasi.

(mso/mso)