Pengakuan Pria di Sampang yang Dilaporkan Karena Viral Video Tolak Divaksin

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 19:14 WIB
Viral Video Pria Enggan Divaksin di Sampang hingga Disebut FPI
Foto: Tangkapan Layar
"File nya besar, 3 Giga an. Saya yang motong jadi 2, saya nggak ingat durasinya berapa," kata Mino.

Mino menambahkan seingatnya, kejadiannya ini terjadi bukan di Kecamatan Kedundung tapi di Kecamatan Sampang.

Mino sendiri mengaku tidak mau divaksin karena takut efek dari vaksin. Mino mengaku ada keluarganya yang setelah divaksin kemudian meninggal. Alasan itu yang membuat Mino enggan untuk divaksin.

"Saya tidak antivaksin," tandas Mino.

Sebelumnya, video viral ini memperlihatkan Mino yang mendatangi sentra vaksinasi TNI, namun Mino menolak divaksin. Anggota TNI mencoba mengajaknya divaksin. Namun Mino terus menolak hingga anggota TNI menuduhnya masuk ormas FPI.

Video ini direkam secara diam-diam oleh Mino. Usai merekam, Mino memviralkan video ini dengan narasi jika dirinya dipaksa vaksin. Atas kejadian ini, pihak Kodim pun mengambil jalur hukum dengan melaporkan Mino ke Polres Sampang. Laporan itu, tertera pada surat laporan bernomor STTLP-B/234/X/2021/SPKT/Polres Sampang/Polda Jawa Timur.

Dalam surat laporan tersebut, Mino yang merupakan warga Dusun Sendeng, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Sampang ini dilaporkan atas dugaan pidana sesuai yang tertera di dalam UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE.


(iwd/fat)