Danyon Brimob Polda Metro Minta Maaf, Massa di Kwitang Mulai Bubarkan Diri

Danyon Brimob Polda Metro Minta Maaf, Massa di Kwitang Mulai Bubarkan Diri

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 11:09 WIB
Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)
Foto: Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)
Jakarta -

Massa yang menggelar demonstrasi di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, mulai membubarkan diri. Mereka membubarkan diri usai diajak diskusi oleh Asintel Kaskostrad, Brigjen Muhammad Nas, dan Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton Asrar.

Diskusi dilakukan di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya saat massa aksi masih ramai melakukan demo. Anton menyampaikan permohonan maaf karena anggota Brimob menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan dengan kendaraan taktis (rantis) hingga tewas.

Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapolri telah menemui orang tua daripada korban. Sudah ada tujuh anggota Brimob yang diamankan. Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan untuk kami," kata Anton di hadapan massa aksi, Jumat (29/8/2025).

Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)Massa mulai bubarkan diri dari Kwitang (Kurniawan/detikcom)

Sementara, Brigjen M Nas mengimbau massa aksi untuk tertib. Dia meminta massa tak kembali dan hanya mengirim perwakilan untuk berbicara dengan pihak Brimob.

ADVERTISEMENT

"Saya meminta mereka kembali saja. Nanti biar perwakilan yang datang ke sini, jadi tidak semua," ujar Nas.

Massa mulai meninggalkan Markas Brimob pada pukul 10.30 WIB. Mereka bubar secara perlahan didampingi anggota Kostrad, Marinir, dan Brimob.

Lihat Video 'TNI Turun Tangan, Massa di Mako Brimob Membubarkan Diri':

(haf/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads