Round-Up

Saat Sundutan Rokok Jadi Pengungkap Ayah Bunuh Anak Tiri yang Masih Balita

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 07:25 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Foto: istimewa
Sidoarjo - Seorang balita di Sidoarjo tewas setelah dianiaya ayah tirinya. Kasus ini diketahui ketika korban sedang dimandikan saat hendak dimakamkan.

Korban adalah balita perempuan berinisial RZ yang masih berusia 3 tahun. RZ tewas setelah dianiaya ayah tirinya, DS. Penganiayaan dilakukan di rumah DS di Dusun Nyamplung, Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo

Korban yang tidak sadarkan diri saat itu dibawa pelaku ke RSUD Sidoarjo pada Senin (1/11/2021) sekitar pukul 16.20 WIB. Namun belum tiba di rumah sakit, korban menghembuskan napas terakhirnya. Korban kemudian menghubungi istrinya alias ibu kandung korban dan mengabarkan jika korban meninggal.

Pelaku lalu membawa korban ke rumah mertuanya di Desa Kedungsolo, Porong. Dia mengatakan bahwa sebelum meninggal, korban jatuh di kamar mandi. Namun kecurigaan menyeruak saat korban dimandikan.

Diketahui ada sejumlah luka di tubuh korban. Luka itu berupa luka lebam dan luka bekas sundutan rokok di perut dan kepala.

"Karena melihat kondisi seperti itu pihak keluarga dan warga curiga ada kejanggalan akibat kematian korban," kata Kapolsek Porong Kompol Rosulullah saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/11/2021).

Rosulullah menjelaskan berbekal kecurigaan tersebut, warga akhirnya melapor ke Bhabinkantimas Kedungsolo yang rumahnya kebetulan tak jauh dari rumah duka. Warga yang mengetahui kabar tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan ayah tiri korban kemudian beramai-ramai mendatangi rumah duka.

"Yang diduga pelaku penganiayaan, DS, sempat dianiaya oleh warga. Beruntung anggota Polsek Porong berhasil mengamankan," kata Rosulullah.

Rosulullah menambahkan setelah pihaknya mendapatkan keterangan dari DS, dia segera dibawa dan diserahkan ke Polsek Candi. Meski saat tewas korban dibawa ke Porong, namun kejadian berada di wilayah Candi.

"Sementara itu jenazah di bawa ke rumah sakit Pusdiklat Sabhara di Porong untuk dilakukan autopsi," tandas Rosulullah.

Pelaku sendiri kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku untuk mengetahui apa motif penganiayaan yang dilakukan terhadap anak tirinya. (iwd/iwd)