Round-Up

Balada Pasien Klinik Kecantikan Surabaya, Wajah Terasa Terbakar-Dituntut 1 Tahun Penjara

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Okt 2021 09:35 WIB
Stella Monica Hendrawan, pasien klinik kecantikan di Surabaya jalan sidang
Stella jalani sidang usai curhat (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Berawal dari curhatan di medsos Desember 2019 karena wajahnya terasa terbakar usai perawatan, Stella Monica Hendrawan akhirnya duduk di kursi pesakitan. Wanita asal Surabaya itu dituntut 1 tahun penjara denda Rp 10 juta setelah didakwa melanggar Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Mendengar tuntutan tersebut, Stella mengajukan pembelaan 28 Oktober 2021. Sambil terisak menangis, Stella menyebut bahwa dirinya sengaja dibungkam untuk tidak mengatakan hal-hal buruk kepada klinik kecantikan L'VIORS.

Menurut Stella, sebagai pihak penyedia jasa atau klinik kecantikan, sudah seharusnya bisa menerima hal baik dan buruk dari konsumen. Namun hal itu tidak dilakukan Klinik L'VIORS, sehingga membuatnya menjadi pesakitan di kursi sidang.

"Seharusnya sebagai penyedia layanan jasa harus siap menerima feedback baik dan buruk dari konsumennya. Jangan maunya terima feedback yang bagus hanya demi popularitas dan nama baik semata agar dinilai orang sebagai klinik yang tidak pernah gagal mengobati pasien-pasien," papar Stella dalam pembelaannya.

Pembelaannya itu, ia bacakan pada sidang agenda pledoi pada tanggal 28 Oktober di Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam pembelaannya, Stella mengaku menulis curhatnya itu setelah 6 kali komplain layanan ke Klinik L'VIORS. Namun selama komplain itu, ia hanya mendapatkan marah-marah dari dokternya.

"Perlu diketahui juga, sebelum saya berkeluh kesah di social media, saya sudah sekitar 5-6 kali komplain baik secara langsung maupun telepon. Dan respons yang saya dapatkan adalah dokternya marah dan mukanya sangat judes ketika dikritik mengenai cream-nya yang membuat wajah saya terbakar," ujar Stella saat membacakan pembelaan, Jumat (29/10/2021).

Tak hanya dokter, lanjut Stella, customer service Klinik L'VIORS juga menyalahkannya. Sebab, wajahnya yang terasa terbakar karena dianggap pemakaian cream yang berlebihan.

"Respons dari customer service-nya yang menyalahkan saya bahwa saya memakai cream pagi dan malam terlalu banyak sehingga wajah saya serasa kebakar," kata Stella.

Simak juga 'Pelaku Klinik Kecantikan Ilegal di Jaktim Bekas Perawat RS':

[Gambas:Video 20detik]