Kronologi Pasien Klinik Kecantikan Surabaya Dituntut 1 Tahun Penjara Usai Curhat

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 21:29 WIB
Stella Monica Hendrawan, pasien klinik kecantikan di Surabaya
Stella pasien klinik kecantikan Surabaya jalani sidang (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Stella Monica Hendrawan, pasien klinik kecantikan di Surabaya dituntut 1 tahun pidana penjara dan denda Rp 10 juta. Tuntutan itu didapatkan karena jaksa menilai Stella telah mencemarkan nama baik Klinik L'VIORS. Lalu bagaimana kronologi awal kasus tersebut?

Stella diketahui menjadi pasien Klinik L'VOIRS sejak 25 Januari hingga 19 September 2019. Namun pada 29 Desember 2019, salah satu marketing Klinik L'VIORS bernama Jennifer Laurent Hussein mengetahui dan membaca story Instagram Stella yang tengah memperbincangkan layanan di Klinik LVIORS.

Dalam postingannya itu, Stella diketahui melakukan mengeluhkan layanan di Klinik L'VIORS dengan sejumlah akun lainnya. Sebab selain sudah mahal, ternyata layanan dianggap tidak memuaskan.

Baca juga: Curhat di Medsos, Pasien Klinik Kecantikan di Surabaya Dituntut 1 Tahun Penjara

Mengetahui hal itu, Jenifer Laurent Hussein kemudian menyampaikan postingan Stella ke dokter klinik yang menanganinya, yakni dr Findrilia Sanvira Santoso. Dari situ Stella kemudian ditangani dokter lainnya yakni dr Maria Shintya Dewi.

Namun, ternyata Klinik L'VIORS tidak terima dengan postingan Stella. Stella akhirnya disomasi pada 21 Januari 2020. Dalam somasinya, Stella harus melakukan permintaan maaf di media massa setengah halaman dalam tiga kali penerbitan.

Namun permintaan itu dianggap terlalu berat oleh Stella karena butuh dana yang besar. Stella kemudian berinisiatif mengunggah video permintaan maaf di media sosial. Namun pihak Klinik L'VIORS meminta menghapusnya.

Lihat juga video 'Berkat 'Bongkaran' Windy Mayang, Pasien Ini Bisa Jalan Lagi':

[Gambas:Video 20detik]