Camat Pesanggaran Banyuwangi Dilaporkan ke Polisi Diduga Korupsi Program

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 19:33 WIB
camat pesanggaran dilaporkan polisi
Saat warga melaporkan Camat Pesanggaran ke inspektorat (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Camat Pesanggaran Sugiyo Darmawan dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Dia diduga telah melakukan penyalahgunaan jabatan dan wewenang serta terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.

Tak hanya itu, Sugiyo juga dilaporkan atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa masyarakat Rowo Rejo dan Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Laporan dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta indikasi tindak pidana korupsi Camat Pesanggaran, Banyuwangi, ini telah dilaporkan ke Polresta Banyuwangi, sejak 8 September 2021 lalu.

Sebagai pelapor adalah Subur Rianto, warga Dusun Krajan, Desa Sumberagung. Pelapor menyebut Camat Pesanggaran telah melakukan dugaan pelanggaran hukum dalam beberapa kasus.

Camat Pesanggaran dilaporkan karena dugaan korupsi pengelolaan anggaran dalam rencangan Belanja Tidak Terduga (BTT) penanganan rumah isolasi pasien COVID-19 di kecamatan Pesanggaran; pengelolaan dana rantang kasih untuk Lansia di Kecamatan Pesanggaran dan kasus terakhir adalah dalam pengelolaan ambulans CSR PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Setiap kali digunakan oleh masyarakat, terdapat bantuan operasional sebesar Rp 200 ribu. Diperkirakan dalam sebulan anggaran operasional mencapai Rp 5 juta.

"Salah satu indikasi, kalau di daerah lain Rantang Kasih itu dikemas dengan wadah rantang, namun di Pesanggaran, hanya nasi bungkus. Anggaran operasional mobil ambulans itu oleh Camat tidak dilaporkan ke Pemkab Banyuwangi. Diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Informasinya, honor sopir ambulans juga tidak sesuai standar," ungkap Subur kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, AKP Mustijat Priyambodo mengaku belum mendapat laporan dari bawahan terkait kasus Camat Pesanggaran.

Lihat juga video 'Mahfud Sebut Sebanyak 86% Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]