Operator Tambang Emas Banyuwangi Klaim Telah Serahkan Lakom Terluas di Jawa

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 16:31 WIB
pt bsi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) kembali menerima lahan kompensasi (lakom) dari operator Tambang emas Gunung Tumpangpitu, Banyuwangi. Penyerahan lahan itu merupakan kali ketiga yang dilakukan oleh PT Bumi Suksesindo seluas 215,66 hektare di Bondowoso. Total luasan lahan yang sudah diserahkan sebanyak 1.173,24 hektare lakom kepada pemerintah.

Lakom yang diserahkan kepada Kementerian LHK ini diklaim sebagai Lakom terluas di Pulau Jawa yang pernah diserahkan kepada pemerintah oleh pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Penyerahan itu dilakukan dalam penandatanganan Berita Acara Serah Terima, oleh Cahyono Seto, Direktur BSI, dan Helmi Basalamah, Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian LHK, di Jakarta (12/10/2021).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, mengapresiasi pemegang persetujuan IPPKH yang telah berkomitmen untuk memberikan manfaat terhadap keberlangsungan fungsi ekonomi dan sosial.

"Pemulihan lingkungan adalah pekerjaan besar, dan saya berterima kasih atas kerja keras para business leaders di tengah kesulitan pandemi COVID-19. Kita berharap ini terus bergulir," kata Siti Nurbaya dalam rilis yang diterima oleh detikcom.

Penyerahan Lakom kali ketiga ini, seluas 215,66 hektare di Bondowoso. Sebelumnya BSI telah menyerahkan lakom kedua seluas 857,26 hektare di Sukabumi, Jawa Barat, pada September 2021 dan lakom pertama di Bondowoso seluas 100,32 hektare pada September 2020. Total luas lahan yang diserahkan mencapai 1.173,24 hektare.

"Kami bangga bisa berkontribusi dalam perluasan kawasan hutan di Jawa. Sampai saat ini BSI telah menyerahkan 1.173,24 hektar lakom kepada pemerintah. Ini Lakom yang terluas di Pulau Jawa yang pernah diserahkan kepada pemerintah oleh pemegang IPPKH," Cahyono Seto, Direktur PT Bumi Suksesindo.

BSI, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk, mengoperasikan tambang emas di Banyuwangi di atas lahan IPPKH seluas 992 hektare. Oleh karena itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan, BSI berkewajiban menyediakan lahan kompensasi (lakom) minimal dua kali lipat dari luasan IPPKH atau seluas 1.984 hektare.

Sebelum lahan diserahkan kepada pemerintah, perusahaan berkewajiban untuk menanami lakom tersebut.

"Kami menanam jati, pinus, sengon dan beberapa jenis tanaman buah yang kami tanam," ujar Cahyono Seto.

September tahun ini, tim penilai turun ke lakom Bondowoso untuk memverifikasi hasil penanaman dan menyatakan bahwa hasil reboisasi di atas lahan seluas 215,66 hektare yang terletak di Kecamatan Botolinggo, Cermee, Klabang, Prajekan, Taman Krocok, dan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso mencapai 100 persen dan bisa diserahkan kepada pemerintah. Tingkat keberhasilan minimum yang dapat diserahkan kepada pemerintah adalah 75 persen.

(iwd/iwd)