Ibu di Kediri yang Bunuh Bayi Berstatus Mahasiswi, Dibekap Hingga Tewas

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 17:59 WIB
ibu bunuh bayi di kediri
Ibu di Kediri bunuh bayinya dengan cara dibekap (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

Ibu di Kediri yang membunuh bayinya sendiri telah ditetapkan jadi tersangka. Ternyata si bayi dibunuh dengan cara dibekap.

"Tersangka ini masih berstatus mahasiswi. Dan ia tega membunuh bayinya sendiri yang merupakan hasil hubungan gelap yang hubungan itu tidak mendapat restu orang tuanya," ujar Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Lukman mengatakan tersangka NN (23) melahirkan di kamar mandi rumahnya pada Kamis (30/9). Janin 8 bulan di kandungan itu dilahirkan oleh tersangka seorang diri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha mengatakan usai melahirkan, tersangka membunuh bayinya dengan cara membungkam mulut bayi dengan kain hingga tewas.

"Usai melahirkan seorang diri di kamar mandi, tersangka membungkam mulut bayinya dengan kain agar tangisannya tidak terdengar orang tua dan keluarganya," jelas Rizkika.

Selama ini, kata Rizkika, tersangka selalu mengenakan pakaian yang longgar untuk menutupi kehamilan di hadapan orang tuanya. Selain menutupi kehamilan, sebenarnya hubungan percintaan tersangka dan kekasihnya tidak mendapat restu dari orang tua.

"Karena tidak mendapat restu orang tua, tersangka sengaja menutupi kondisi kehamilan dengan mengenakan baju yang longgar. Selain tersangka mengaku bahwa bayinya tewas karena terjatuh kepada kekasihnya," pungkas Rizkika.

Tersangka kini terancam dijerat undang undang RI tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara selama 20 tahun.

Diberitakan sebelumnya, di Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ada warga yang akan memakamkan seorang bayi. Karena mencurigakan hasil hubungan gelap, warga melapor ke pihak kepolisian dan melakukan penyelidikan serta olah TKP.

Hasil penyelidikan dan olah TKP serta pemeriksaan terhadap BP, sebelumnya ia telah menjalin hubungan dengan perempuan bernama NN, warga Ngadiluwih, Kediri. Hubungan itu berujung NN hamil hingga melahirkan bayi tersebut.

Kekasih BP itu melahirkan sendiri tanpa bantuan. Namun setelah bayinya keluar, rupanya dalam kondisi meninggal dunia. Karena panik NN meminta BP menguburkan bayi mereka.

(iwd/iwd)