PERSI Jatim Sebut Wisata Medis Surabaya Bisa Berjalan Meski Masih Pandemi

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 18:49 WIB
Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim, dr Dodo Anando MPh mengatakan, wisata medis bisa berjalan meski masih pandemi COVID-19. Terlebih, saat ini kasus COVID-19 terus turun.
Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim, dr Dodo Anando MPh/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Soft launching wisata medis Surabaya sudah digelar. Apakah wisata medis Surabaya bisa digelar di masa pandemi COVID-19?

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim, dr Dodo Anando MPh mengatakan, wisata medis bisa berjalan meski masih pandemi COVID-19. Terlebih, saat ini kasus COVID-19 terus turun.

"Ndak masalah. Jadi wisata medis ini salah satu untuk mendongkrak orang-orang yang kemarin takut masuk RS. Kita sekarang sudah siap RS untuk nonCOVID," kata Dodo kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Senin (27/9/2021).

Menurut Dodo, saat ini bed occupancy rate (BOR) RS di Jatim juga sudah di bawah 5 persen. "Alhamdulillah COVID-19 sudah turun tajam, BOR COVID-19 sudah di bawah 5 persen. Cuma harus tetap waspada dan siap," ujarnya.

Selain itu, protokol kesehatan di RS juga diterapkan begitu ketat. Meski di pelayanan nonCOVID-19, protokol kesehatan terus dijalankan dengan ketat agar pasien juga merasa nyaman dan aman.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, medical tourism di Kota Pahlawan baru soft launching. Pada 10 November 2021 akan launching lagi.

"Kita soft launching hari ini, kita sudah berbarengan, insyaallah kita launching-nya 10 November nanti. Kita tinggal menyampaikan promosinya," pungkasnya.

(sun/bdh)