Tiap Tahun Populasi Macan Tutul Jawa di TN Baluran Situbondo Meningkat

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 17:53 WIB
Momen Macan Tutul Jawa tampak di Alas Purwo Banyuwangi
Macan tutul Jawa di Alas Purwo/Foto: Istimewa (Dok: Foto Rendra Des Kurnia)
Banyuwangi - Perkembangan Macan Tutul Jawa di hutan wilayah Timur Pulau Jawa terus meningkat. Terbukti, di Taman Nasional (TN) Baluran, Kabupaten Situbondo, peningkatan jumlah individu semakin meningkat.

Saat ini, terdapat 35 ekor Macan Tutul Jawa mendiami kawasan yang memiliki julukan Afican Van Java ini.

Kepala Balai TN Baluran Pudjiadi mengatakan, jumlah individu Macan Tutul Jawa di wilayahnya semakin bertambah. Hal ini seiring dengan kegiatan preventif yang dilakukan pihaknya. Saat ini, terdata populasi jumlah individu Macan Tutul Jawa sebanyak 35 ekor.

"Ini hasil dari data camera trap yang kita pasang tahun 2020 lalu. Ada 35 ekor yang tertangkap fotonya," tambahnya.

TN Baluran memasang sebanyak 45 camera trap di lokasi yang diidentifikasi sebagai tempat tinggal Macan Tutul Jawa. Adanya camera trap menunjukkan kenaikan jumlah Macan Tutul Jawa yang ada di wilayah tersebut. Pada tahun 2019 terdata sekitar 31 ekor yang tertangkap camera trap.

Baca juga: Momen Macan Tutul Jawa Tampak di Alas Purwo Banyuwangi, Ada 26 Ekor

"Untuk 2021 belum ada data ya. Karena masih belum kita lakukan," tambahnya.

TN Baluran di Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur ini juga sering dijuluki sebagai Africa Van Java atau Little Africa In Java. Taman Nasional Baluran berdasarkan SK. Menteri Kehutanan No. 279/Kpts. -VI/1997 tanggal 23 Mei 1997 ditetapkan memiliki luas 25.000 Ha.

"Luasan yang kita pasang di area sekitar 10 ribu hektar. Ada peningkatan ya dengan berbagai kegiatan perlindungan yang kita lakukan," tambahnya.

Proteksi atau perlindungan yang dilakukan, kata Pudjiadi, dilakukan dengan cara patroli rutin yang dilakukan. Selain itu sosialisasi kepada masyarakat, agar terhindar kontak langsung antara antara satwa liar dengan manusia. Adanya pandemi COVID-19 juga membuat satwa berkembang biak dengan baik.

"Karena banyak penutupan destinasi wisata membuat Macan Tutul Jawa berkembang biak dengan baik. Ini progres yang baik bagi pelestarian Macam Tutul Jawa," pungkasnya. (fat/fat)