Warga Diajak Disiplin Prokes Demi Kota Kediri Tetap Level 1

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 17:13 WIB
polres kediri kota
Kapolres Kediri Kota mengecek persiapan personel Operasi Patuh Semeru 2021 (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kota Kediri -

Kota Kediri masuk level 1 berdasarkan asesmen Kemenkes RI. Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi mengajak warga Kota Kediri tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga mobilitas diri demi mempertahankan level 1.

Pesan tersebut diutarakan oleh Wahyudi saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 di lapangan apel Mapolres Kediri Kota.

"Jangan euforia, tetap patuhi prokes dan menjaga mobilitas meskipun saat ini Kota Kediri telah masuk dalam level 1," kata Wahyudi dalam sambutannya, Senin (20/9/2021).

Untuk itulah bersamaan dengan Operasi Patuh Semeru 2021, Wahyudi berharap semuanya bisa meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran COVID- 19. Dan juga mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas lantas yang mantab.

"Memasuki level 1, proses penyekatan jalur sudah jauh dikurangi titik titik penyekatannya dan terus kita analisa dan evaluasi," pungkas Wahyudi.

Apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 menandai dilaksanakannya kegiatan operasi patuh yang digelar selama 14 hari, mulai tanggal 20 September hingga 03 Oktober 2021.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Pandri Putra Simbolon menambahkan Operasi Patuh Semeru 2021 ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

"Operasi harkamtibmas dengan mengedepankan keselamatan bagi pengguna jalan kegiatan secara preventif dan persuasif juga humanis dengan diimbangi kegiatan penegakan hukum secara selektif dan prioritas. Sasaran pada pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2021 kali ini meliputi segala bentuk kegiatan Masyarakat yang berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19, masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas, lokasi rawan macet, pelanggaran Laka lantas serta rawan kerumunan," kata Pandri.

(iwd/iwd)