Korban Tewas Ledakan di Pasuruan Sudah Setahun Produksi Bondet

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 17:30 WIB
Pasuruan -

Ledakan keras menghancurkan 2 rumah dan menewaskan 2 penghuni di Dusun Macan Putih Desa Pekangkungan Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Ledakan itu diduga kuat berasal dari bahan peledak pembuatan bom ikan atau bondet.

Polisi menyebut korban tewas alias pemilik rumah sudah setahun memproduksi bondet atau bom ikan.

"Informasi yang kita dapat dari beberapa saksi, para korban (2 pemilik rumah yang tewas) ini sudah satu tahun memproduksi bom ikan, dan dijual," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bima Sakti Pria Laksana, Minggu (12/9/2021).

Bima belum memastikan dari mana bahan peledak untuk memproduksi bom ikan didapatkan. Pihaknya masih melakukan pendalaman.

ledakan di pasuruanPolisi mencari barang bukti lain di lokasi (Foto: Muhajir Arifin)

"Pasokan bahan peledak saat ini masih kita dalami. Karena saksi kunci sudah kita ketahui bersama menjadi korban ledakan," terang Bima.

Saat ini sudah 9 saksi diperiksa dalam kasus ledakan tersebut. Menurut Bima pengungkapan kasus ledakan juga harus menunggu hasil uji Labfor.

"Ada 9 saksi yang kita minta keterangan. Selanjutnya terkait ledakan itu berasal dari daya rendah atau daya tinggi masih dalam pendalaman Tim Jibom dan Tim Labfor. Beberapa barang bukti sudah diteliti oleh tim Labfor, ada barang bukti lainnya kita titipkan di Jibom untuk keamanan," pungkas Bima.

Ledakan keras terjadi pada Sabtu (11/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Ledakan menghancurkan dua rumah dan menewaskan dua orang. Dahsyatnya ledakan terdengar hingga radius 5 km.

Korban tewas yakni Ghofar (40) dan ayahnya Mat Sidiq (60). Sedangkan korban luka adalah Fery (17) anak Ghofar dan Imron (30) adik Ghofar, Siti Khoiriyah (45) serta Arik (6) tetangga Ghofar.

Ledakan diduga berasal dari bondet atau bom ikan. Rumah yang meledak tersebut diduga jadi lokasi pembuatan bom ikan. Penghuni rumah bekerja sebagai nelayan.

(iwd/iwd)