Jenazah Pria yang Bunuh Diri di Jembatan Suramadu Ditemukan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 15:59 WIB
pencarian korban bunuh diri di Jembatan Suramadu
Pencarian korban bunuh diri di Jembatan Suramadu (Foto: Dok. SAR Surabaya)
Surabaya -

Tim SAR gabungan menemukan jenazah pria yang bunuh diri meloncat dari Jembatan Suramadu. Jenazah teridentifikasi berinisial WD (53).

Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo mengatakan jenazah korban ditemukan terapung di perairan dekat jembatan Suramadu, tepatnya berada di koordinat 7° 11.068' S 112° 46.505' E.

Hari menjelaskan proses evakuasi jenazah korban berjalan lancar dan kondisi cuaca di perairan Suramadu cukup bersahabat. Setelah ditemukan, jenazah korban dibawa melalui Dermaga Distrik Navigasi.

Upaya pencarian korban berawal dari informasi yang diterima Kantor SAR Surabaya bahwa ada 1 unit sepeda motor tanpa pemilik yang ditinggal di atas Jembatan Suramadu, pada Senin (6/8) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut keterangan pelapor, di motor tersebut ditemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya sepatu, helm, kunci, kartu identitas dan sebuah surat wasiat yang dibuat korban sebelumnya. Diduga korban melompat dari atas jembatan ke laut.

Setelah menerima informasi tersebut, petugas siaga Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah Tanjung Perak guna tindak lanjut dalam pencarian korban.

"Kami mengerahkan satu tim operasi yang beranggotakan 5 orang personel ABK untuk melakukan mencari keberadaan korban dengan menggunakan 1 unit RIB dan didukung dengan sejumlah peralatan pertolongan," kata Hari.

Upaya pencarian hingga evakuasi korban ini melibatkan kerjasama sejumlah unsur SAR, diantaranya Kantor SAR Surabaya, Satrol Bakamla wilayah Surabaya, Ditpolair Polda Jatim, VTS Surabaya, Distrik Navigasi, Kesyahbandaran Utama Tg Perak, Polsek Kenjeran, Koramil Kenjeran, Linmas Surabaya, dan potensi SAR lainnya.

Lihat juga video 'Kesaksian Warga saat Melihat Pengurus AKAR Jabar Coba Bunuh Diri':

[Gambas:Video 20detik]



Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(iwd/iwd)