Banyuwangi Lakukan Vaksinasi 14 Ribu Orang Tiap Hari

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 18:40 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Cakupan vaksinasi di Banyuwangi terus dipacu untuk melindungi warga dari virus asal Tiongkok tersebut. Tercatat dari minggu ke minggu ada peningkatan jumlah vaksinasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Sebagai gambaran, berdasarkan data Dinas Kesehatan Banyuwangi, pada 23 Agustus hingga 29 Agustus, terdapat 65.339 orang divaksin alias, 9.334 orang divaksin setiap hari di Banyuwangi pada pekan tersebut. Peningkatan terjadi pada satu pekan terakhir, 30 Agustus hingga 5 September, di mana jumlah vaksinasi mencapai 90.128 orang alias rata-rata 12.875 orang tiap hari. Jumlah 90.128 orang per pekan itu tercatat sebagai capaian tertinggi kedua di Jatim.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, vaksinasi akan terus ditingkatkan. Cakupan maupun luasannya terus dipacu dengan berbagai metode, mulai di faskes, jemput bola, maupun pos vaksinasi yang dibuka di balai-balai desa, pesantren, maupun sekolah.

"Semua itu berkat kerja keras tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI, Polri, ormas, parpol, relawan, dan tentu semua warga yang antusias divaksin. Kepada mereka semua, Banyuwangi berterima kasih," ujar Ipuk kepada detikcom, Senin (6/9/2021).

Dalam satu hari ini, Ipuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi dan Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

Ipuk menambahkan, rekrutmen relawan oleh Pemkab Banyuwangi juga ikut mendorong percepatan vaksinasi. Sebanyak 54 relawan yang diterjunkan mulai 3 September 2021 telah bergerak membantu vaksinasi di pesantren, sekolah, dan titik-titik lainnya.

Tercatat sejak 3 hingga 5 September, Banyuwangi memvaksin 28.629 orang atau rata-rata harian 14.314 orang. "Kita memang rekrut relawan nakes untuk membantu nakes yang sudah ada, baik dari pemkab, TNI, maupun Polri. Jika stok vaksin konsisten tersedia, Insya Allah bisa terus meningkat capaian hariannya," ujar Ipuk.