Jumlah Pengunjung Mal di Surabaya Terus Naik Meski Belum 50%

Jumlah Pengunjung Mal di Surabaya Terus Naik Meski Belum 50%

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 22:51 WIB
tunjungan plaza
Tunjungan Plaza (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya - Kapasitas pengunjung mal telah direlaksasi pemerintah menjadi 50% dan jam buka hingga pukul 21.00 WIB. Jumlah pengunjung mal di Surabaya pun mulai mengalami kenaikan pekan ini, meskipun belum naik secara signifikan.

Dari pantauan detikcom di Tunjungan Plaza (TP) Mal di akhir pekan ini cukup ramai. Namun tidak sampai berkerumun, pengunjung pun menjaga jarak dan setiap toko membatasi jumlah orang.

Security pun selalu mengingatkan kepada pengunjung bila lalai protokol kesehatan. Sebelum masuk mal pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan, memakai hand sanitizer hingga melewati jalur one way.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur Sutandi Purnomosidi mengatakan, saat ini okupansi pengunjung mal sekitar 40%. Namun angka ini belum signifikan.

"Ada peningkatan ,namun belum signifikan. Masih berkisar 30-40% dari normal. Ini data minggu terakhir ini," kata Sutandi kepada detikcom, Sabtu (4/9/2021).

Untuk jumlah pengunjung mal saat weekend sekitar 4.000-5.000. Namun jumlah tersebut berdasarkan jumlah mobil.

"Kami monitor dari jumlah mobil. Weekend sekitar 4.000 sampai dengan 5.000 mobil," jelasnya.

Salah satu pengunjung TP Mal, Ananto Pradana (26) mengatakan jika suasana mal weekend kali ini sedikit lebih ramai dibandingkan pekan lalu. Namun tidak sampai menimbulkan kerumunan di dalam mal atau toko-toko.

"Lumayan rame sedikit sih, tapi prokes dari masing-masing toko dan pengunjung juga ketat. Nggak ada yang lepas masker, kecuali makan. Pengunjung juga jaga jarak banget, masuk toko brand juga dicek dulu suhu tubuh sama dikasih hand sanitizer," kata Ananto.

Sama halnya dengan Hestiningdyah Wahyu (28), saat berkunjung mal untuk membeli barang merasa aman. Sebab, selain sudah vaksin, prokesnya diterapkan dengan ketat.

"Masuk toko aja kan dibatasi, petugas selalu ngingetin dan keliling. Kalau ada yang nggak jaga jarak dikit langsung diingetin," pungkasnya. (iwd/iwd)

Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya
Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.