Wali Kota Eri Sebut Sekolah Tatap Muka Terbatas Digelar September

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 16:14 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan sekolah tatap muka atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Surabaya untuk SD, SMP akan digelar. Rencananya sekolah tatap muka akan digelar pada bulan September.

"(Pembelajaran) Tatap mukanya insyaallah segera kita lakukan. Tapi kemarin kita sudah minta untuk rapatkan dengan seluruh pakar epidemologi. Insyaallah bulan depan sudah kita lakukan (September)," kata Eri Cahyadi kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Senin (30/8/2021).

Eri mengatakan untuk menggelar sekolah tatap muka, ada beberapa persyaratan yang disetujui, yakni harus ada persetujuan dari para wali murid.

"Syarat utamanya adalah satu. Harus ada persetujuan dari wali muridnya. Sehingga Pemerintah Kota melakukan hibrid ada dua, dilakukan secara langsung maupun secara daring. Sehingga kalau orang tuanya tidak mengizinkan, maka secara otomatis ya dilakukan secara daring," ungkap Eri.

Saat ini, kata Eri, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan Surabaya masih melakukan asesmen kembali terhadap sekolah-sekolah SD dan SMP yang akan mengelar PTM.

"Senin lah (minggu depan), kita lakukan asesmen juga, yang sudah di asesmen kemarin, sudah selesai ya bisa dibuka. Tapi dicek kembali," ungkap Eri.

Sedangkan untuk protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka, Eri memastikan akan dilakukan pembatasan jumlah siswa yang masuk dan wajib memakai masker dan face shield.

"Kalau prokesnya tetap pakai masker, tetap pakai face shield. Dan memang dibatasi jumlahnya. Insyaallah 25 persen dulu, sambil jalan menjadi 50," ungkap Eri.

Selain itu, Eri menegaskan dalam pembelajaran tatap muka yang akan digelar bulan September nanti, siswa dan siswi tidak diwajibkan membeli seragam baru.

"Saya juga minta, tidak ada memaksa membeli seragam, ini Fardhu ain, SD, SMP. Kalau ada yang memaksa akan berhadapan dengan wali kotanya," tegas Eri.

Sedangkan untuk vaksinasi terhadap guru Eri memastikan seluruh guru di Surabaya sudah tervaksinasi.

(iwd/iwd)