Semburan Air Setinggi 15 Meter Bukan Pertama Kali Terjadi di Bojonegoro

Ainur Rofiq - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 17:38 WIB
Bojonegoro - Semburan air setinggi 15 meter di Kecamatan Kedungadem bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya pernah ada kejadian serupa, bahkan lebih dari yang sekarang.

Saksi itu adalah Kades Sidomulyo Heri Agus. Saat kecil, Heri pernah melihat semburan serupa di desa sebelah, Desa Jamberejo. Heri menyebut semburan saat itu lebih besar. Namun Heri sudah lupa detilnya.

"Dulu pernah ada di desa sebelah Jamberejo, kejadian seperti ini dan lebih besar. Waktu itu saya masih kecil," ujar Heri Agus kepada detikcom, Jumat (27/8/2021).

Kades dua periode ini menceritakan bahwa dulu juga pernah ada pencarian sumber minyak di willayah Kedungadem. Namun lagi-lagi Heri juga tak tahu detilnya.

"Memang daerah sini katanya ada sumber minyak gas. Karena itu sempat terjadi pencarian sumber minyak gas di sini," kata Heri.

Hingga pukul 17.00 WIB, kondisi semburan air yang terjadi di pekarangan rumah warga desa Sidomulyo masih terjadi. Air masih terus dialirkan ke sungai setempat.

Semburan itu sendiri terjadi pada Kamis (26/8) sekitar pukul 18.00 WIB. Air muncrat setinggi 15 meter itu mengagetkan warga karena lubang pengeboran tempat keluarnya air ditinggalkan begitu saja sejak dibor sedalam 60 meter seminggu sebelumnya. Air yang awalnya bening berubah menjadi keruh, berbau belerang, dan asin setelah 3 jam berlalu.

(iwd/iwd)