Gereja di Pasuruan Sediakan Makanan Gratis Bagi Masyarakat Umum

Gereja di Pasuruan Sediakan Makanan Gratis Bagi Masyarakat Umum

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 13:54 WIB
Solidaritas masyarakat Kota Pasuruan terus berkembang di masa pandemi COVID-19. Seperti yang dilakukan Gereja St Antonius Padua, Pasuruan.
Posko Siaga COVID-19 saat menyediakan makanan gratis untuk masyakarat umum/Foto: Muhajir Arifin/detikcom
Pasuruan - Solidaritas masyarakat Kota Pasuruan terus berkembang di masa pandemi COVID-19. Seperti yang dilakukan Gereja St Antonius Padua, Pasuruan.

Gereja yang beralamat di Jalan Balaikota 1 Pasuruan ini membentuk Posko Siaga COVID-19. Posko ini menyediakan makanan gratis untuk masyarakat umum.

Meja makanan gratis ditempatkan di depan gerbang gereja. Ratusan nasi kotak disiapkan di atas meja yang dibubuhi tulisan 'silakan ambil satu'.

Para tukang becak yang melintas di jalan langsung berhenti di depan gereja. Beberapa relawan mempersilakan mereka mengambil nasi kotak.

Selain tukang becak, petugas kebersihan jalan, pesepeda, pemotor hingga sukarelawan lalu lintas juga datang mengambil nasi kotak. Mereka tampak senang mendapatkan makan siang gratis.

"Terima kasih Pak," ujar M Sholeh, salah seorang tukang becak yang mengambil makanan, Jumat (20/8/2021).

Sholeh mengungkap, ia datang ke lokasi setelah menerima informasi dari tukang becak lain yang sudah mengambil makanan gratis. "Tadi dikasih tahu teman-teman. Di sini sudah beberapa kali ada makanan gratis," ungkapnya.

Ketua Posko Siaga COVID-19 Gereja St Antonius Padua, Sutirta mengatakan, gerakan tersebut untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi. Di mana penghasilan mereka tergerus oleh berbagai pembatasan kegiatan masyarakat.

"Ini sebagai upaya meringankan beban warga. Mereka penghasilannya berkurang selama pandemi," kata Sutirta.

Sutirta menambahkan, selain makanan gratis untuk umum, posko ini juga memberikan bantuan kesehatan seperti vitamin, masker dan obat-obatan serta sembako. Bantuan kesehatan dan sembako diberikan kepada umat yang terpapar COVID-19 dari pintu ke pintu.

"Kami mendapat sumbangan dari umat dan nonumat baik orang Pasuruan maupun dari luar kota seperti Surabaya dan Jakarta," pungkasnya. (sun/bdh)