Boneka dan Mobil Mainan Jadi Pelipur Lara Anak Korban COVID-19 di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 18:53 WIB
polres mojokerto
Bonek dan mobil mainan jadi pelipur lara bagi anak yang ditinggal orang tua karena COVID-19 (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Duka menyelimuti sejumlah anak yang kehilangan bapak atau ibunya karena COVID-19 di Desa Sambiroto, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Boneka dan mobil mainan dari polisi setidaknya menjadi pelipur lara bagi mereka.

Seperti yang dialami Reza (7) yang baru saja kehilangan ibunya karena terinfeksi COVID-19. Ia menangis di gendongan kakaknya saat Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander berkunjung ke rumahnya.

Namun, air matanya berhenti mengalir saat Dony memberinya sebuah mobil mainan baru dan bendera merah putih mini. Mainan tersebut menghibur Reza sehingga ia mampu kembali tersenyum. Dony juga menyerahkan bantuan sembako dan vitamin untuk keluarga Reza.

"Ada beberapa anak yang ditinggal orang tuanya karena terinfeksi COVID-19. Kami hadir untuk memberi semangat, menghibur anak-anak yang ditinggalkan bapak atau ibunya agar tetap semangat, bahagia, tetap mewujudkan cita-cita yang diharapkan almarhum orang tua mereka," kata Dony kepada wartawan di lokasi, Senin (9/8/2021).

Kali ini, Dony menyambangi tiga anak korban COVID-19 di Desa Sambiroto. Yakni Reza, Fania Putri (4) dan Zaki (8). Perwira polisi dengan 2 melati di pundaknya ini juga memberi hadiah mobil mainan ke Zaki. Sedangkan Fania ia beri sebuah boneka.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini mengajak anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya karena COVID-19 itu untuk selalu bersemangat melanjutkan hidup. Dony mendorong mereka untuk meraih cita-cita masing-masing meski tanpa bapak atau ibu di sisi mereka.

"Kami memberi mainan dan bendera merah putih agar mereka selalu bahagia, ceria dan tetap semangat untuk kembali hidup normal walaupun tanpa ibu atau ayah," terangnya.

Dony berjanji akan terus melakukan aksi serupa di kecamatan lainnya yang menjadi wilayah hukum Polres Mojokerto. Pihaknya telah mendata anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya karena terinfeksi Virus Corona.

"Kami juga akan menjadikan anak-anak korban COVID-19 menjadi anak asuh agar bisa kami jaga dan melanjutkan pendidikannya agar menjadi generasi bangsa yang bermanfaat dan bisa mewujudkan cita-cira yang diharapkan orang tuanya," tandasnya.

(iwd/iwd)