Sepekan Tak Laku, Pedagang Bendera di Mojokerto Ini Tiba-tiba Ketiban Berkah

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 17:49 WIB
polres mojokerto
Kapolres Mojokerto membeli bendera dengan tujuan berbagi bersama (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Dampak pandemi COVID-19 plus PPKM level 4 juga dirasakan para pedagang bendera merah putih di Mojokerto. Seperti yang dialami Ade Saifudin (58), asal Garut, Jabar. Jauh-jauh memantau ke Bumi Majapahit, ia harus menelan pil pahit karena dagangannya tak laku.

Ade dan kawan-kawan sengaja datang ke Kabupaten Mojokerto untuk berjualan bendera merah putih. Asa yang dia bawa dari kampung halamannya di Garut, ternyata tak semanis kenyataan saat tiba di Bumi Majapahit.

Betapa tidak, dagangan bapak lima anak ini tak kunjung laku selama sepekan terakhir. Padahal dia mangkal di lokasi yang cukup strategis. Yakni di depan Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Mojokerto.

"Selama satu minggu ini baru laku 15 biji, dapat uang Rp 300 ribu habis untuk makan saja," kata Ade kepada detikcom di tempatnya berjualan, Selasa (3/8/2021).

Bendera merah putih berbagai ukuran itu bukan hasil produksi Ade sendiri. Ia mengaku menjualkan barang orang lain dengan sistem komisi. Dari setiap bendera yang berhasil dia jual, ia menerima komisi Rp 5-10 ribu tergantung ukuran.

Namun, hari ini Ade bisa tersenyum lebar. Karena Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander tiba-tiba mampir ke lapaknya untuk memborong bendera merah putih. Perwira polisi dengan melati dua di pundaknya ini mampir saat memantau pelaksanaan PPKM level 4 dan vaksinasi COVID-19.

"Alhamdulillah yang dibeli Pak Kapolres tadi 120 bendera, nilainya Rp 1 juta. Saya gembira sudah dibantu," ujar Ade.

Tidak hanya itu, Kapolres juga memberi bantuan sembako dan vitamin ke Ade. "Kami hadir untuk memberi sembako dan vitamin karena dalam situasi pandemi ini saudara-saudara kita PKL juga sangat terdampak. Kami juga membeli bendera merah putih yang dijual untuk kami bagikan ke masyarakat," terang Dony.

Bendera yang ia borong langsung dibagikan ke para pengendara yang melintas di Jalan Gajah Mada. Dony juga membagikan Sang Saka Merah Putih ke para peserta vaksinasi di gerai vaksin Presisi TNI-Polri yang berlokasi di Mapolsek Mojosari.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini mengedukasi masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan PPKM level 4 untuk memutus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto. Ia juga mengajak masyarakat tetap bersemangat untuk melawan pandemi Corona.

"Untuk memberikan semangat ke masyarakat menyongsong HUT Kemerdekaan RI, mari bersama pemerintah melawan pandemi COVID-19," tandas Dony.

(iwd/iwd)