Klaster Ponpes di Kota Blitar Terungkap Usai Ada Santriwati yang Anosmia

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 08 Agu 2021 14:35 WIB
Seorang santriwati mengaku tak bisa mencium bau saat screening vaksinasi COVID-19 dosis kedua. Pengakuan itu mengungkap adanya klaster baru di ponpes di Kota Blitar itu.
Klaster ponpes di Kota Blitar/Foto: Erliana Riady/detikcom
Blitar -

Seorang santriwati mengaku tak bisa mencium bau saat screening vaksinasi COVID-19 dosis kedua. Pengakuan itu mengungkap adanya klaster ponpes di Kota Blitar.

Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Blitar Hakim Sisworo menyebut, santriwati itu tinggal di dalam Ponpes Nurul Ulum di Kecamatan Kepanjenkidul. Begitu ada pengakuan anosmia itu, santriwati di tes swab dan hasilnya positif COVID-19.

"Kami langsung lokalisir pondok pesantren khusus putri. Ada 184 orang terdiri 15 pengasuh dan sisanya santriwati. Dari jumlah itu 26 kontak erat yang bergejala kami ambil tes swab kemarin dan hari ini hasilnya keluar. Ada 21 yang terkonfirmasi positif Corona," papar Hakim saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (8/8/2021).

Puluhan santriwati positif COVID-19 itu, sudah dievakuasi ke rumah isolasi Pemkot Blitar di gedung Poltekes. Satgas juga merekomendasikan pihak ponpes menghentikan aktivitas yang rutin dilakukan setiap hari. Seperti salat dan mengaji diminta dilakukan di kamar masing-masing santri.

Selain itu, kunjungan wali santri untuk sementara ditiadakan. Dan kedatangan para santri yang dijadwalkan mulai awal pekan ini, diundur sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

"Proses tracing dan testing akan kami teruskan Selasa (10/8) pekan depan. Tindakan kami melokalisir santri supaya paparan tidak makin meluas," imbuhnya.

Polresta Blitar dipimpin Kapolresta AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama tiga pilar mengawasi secara langsung proses tracing dan testing di ponpes itu. Satgas COVID-19 Kota Blitar dengan di-back up oleh 3 pilar tingkat Kecamatan Kepanjenkidul memberikan pengawasan terhadap aktivitas di Ponpes. Secara berkala dilakukan penyemprotan disinfektan di area ponpes.

Pemasangan banner dilakukan di Ponpes Nurul Ulum yang menginformasikan ponpes dalam pengawasan Satgas COVID-19 Kota Blitar. Sehingga tidak diperbolehkan ada yang keluar masuk tanpa izin.

"Kami bersama tiga pilar melakukan pengawasan. Sementara ini, ada 150 santri yang belum masuk ponpes ditunda kedatangannya sampai menunggu perkembangan dan izin dari Satgas COVID-19 Kota Blitar," pungkasnya.

Simak Video: 100 Santri Ponpes di Ciamis Dapatkan Vaksinasi COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)