Ini Janji Pemkab Banyuwangi Usai Pelaku Seni dan Musisi Gelar Aksi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 20:56 WIB
Pelaku Seni-Musisi Banyuwangi Gelar Aksi damai Tak Bisa Manggung Saat PPKM
Pelaku seni dan musisi saat gelar aksi damai/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Pemkab Banyuwangi meminta musisi dan seniman bersabar soal pelarangan pentas seni selama PPKM. Sebab itu dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Mohamad Yanuarto Bramuda mengatakan, pihaknya sangat memahami keluh kesah para seniman dan musisi Banyuwangi, yang menggelar aksi damai di depan kantor Pemkab Banyuwangi.

"Tentu kami sangat memahami keluh kesah para seniman dan musisi yang tidak bisa mentas di masa PPKM ini. Karena memang aturan PPKM tidak memperbolehkan adanya kegiatan keramaian," ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Sebelumnya, kata pria yang akrab dipanggil Bram ini mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan para seniman dan musisi di Banyuwangi. Mereka membicarakan tentang kondisi saat ini, karena mereka tak bisa manggung karena aturan PPKM.

"Karena belum puas mungkin akhirnya mereka menggelar aksi damai. Tapi pesan kami, kami minta untuk lebih selektif jika mendengar informasi ada aksi, jangan sampai merugikan orang lain dan diri sendiri. Karena penularan COVID-19 bisa di mana saja. Termasuk ada kerumunan," tambahnya.

Pihaknya sudah memberikan beberapa opsi untuk mengatasi pelarangan pentas seni. Yakni opsi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memberikan bantuan sosial kepada pelaku seni. Sementara untuk jangka panjang, yakni secara bergilir seniman dan musisi akan tampil di aktualisasi seni yang digelar Pemkab Banyuwangi.

"Yang pertama jangka pendek ya bantuan sosial yang kami gelontorkan. Sementara jangka panjang ada aktualisasi seni ya. Tapi selama PPKM ini masih belum bisa kita lakukan karena menimbulkan keramaian. Setelah status kita reda dari level 4 bisa turun pasti akan kita gelar lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan pelaku seni di Banyuwangi melakukan aksi damai di depan kantor Pemkab setempat. Mereka mempertanyakan nasib mereka yang tak kunjung mendapatkan izin untuk manggung. Para pelaku seni ini ingin pemerintah memberikan solusi agar mereka kembali bisa manggung.

Aksi damai ini digelar oleh pelaku seni mulai dari seniman tradisional, musisi, hingga penyanyi. Aksi unjuk rasa seniman ini berawal dari meme yang beredar luas di media sosial. Meme tersebut mengajak seniman modern dan tradisional, MC, penyanyi, musisi, tukang sound, tukang tarub, tukang rias, tukang kuwade, tukang shooting, tukang foto manten dan PKL untuk turun ke jalan pada 5 Agustus 2021. Tujuannya meminta hak dan kepastian perekonomian.

Aksi ini sempat dikabarkan urung dilaksanakan. Namun seniman yang sudah terlanjur datang di depan kantor Bupati Banyuwangi tetap melaksanakan aksi secara damai. Mereka meminta pemimpin Banyuwangi memberikan solusi atas apa yang mereka alami.

(sun/bdh)