Wagub Emil Temukan Banyak Kutu dalam Beras Bansos di Bangkalan

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 23:13 WIB
Wagub Jatim Emil Dardak melakukan kunjungan dadakan ke Dinas Sosial Bangkalan. Ini ia lakukan usai mengetahui informasi adanya bantuan beras yang tidak layak konsumsi.
Wagub Jatim Emil Dardak (pakai topi)/Foto: Istimewa
Surabaya -

Wagub Jatim Emil Dardak melakukan kunjungan dadakan ke Dinas Sosial Bangkalan. Ini ia lakukan usai mengetahui informasi adanya bantuan beras yang tidak layak konsumsi.

Saat Emil melakukan pengecekan, ada beras yang dikemas dengan tulisan 'Bantuan Beras PPKM Darurat Kemensos RI' berwarna kuning dan ada kutu berasnya.

"Jadi tadi kita menemukan bahwa kualitas beras bantuan ini memang tidak baik, tetapi sebenarnya banyak juga program-program bantuan pemerintah yang kualitas berasnya baik, termasuk yang dari Bulog itu baik," ujar Emil di lokasi, Rabu (4/8/2021).

Emil mengimbau agar bantuan tersebut tidak didistribusikan terlebih dahulu. Pihaknya akan segera menindaklanjuti dan akan segera memastikan penerima bansos yang sudah terdata harus menerima beras yang layak.

Mantan Bupati Trenggalek ini memastikan, beras pengganti akan segera dikirimkan dalam beberapa hari ke depan, dan untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat Bangkalan penerima bansos.

"Dengan adanya komunikasi ini kita bisa segera koordinasikan. Ini tadi saya telepon Pak Alwi (Kadinsos Jatim), artinya hitungan hari harus sudah sampai penggantinya, karena masyarakat sudah nunggu," tegasnya.

Menurut Emil, permasalahan ini merupakan hal yang harus diatasi bersama. Peran dari pemerintah daerah sangat penting dalam membantu pengawalan program yang datang dari Pemerintah Pusat.

"Ini kerja bersama, Kemensos RI ngurusi seluruh Indonesia dan Kemensos pun akan senang tahu ada temuan ini yang kita temukan karena Pemda memang diminta Kemensos untuk turut mengawal penyaluran bansos. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah penting, jadi mohon dimaklumi bahwa pemerintah daerah harus bisa membantu Kemensos RI mengawal program ini," tuturnya.

Emil menyebut temuan beras bansos berkutu hanya terjadi di beberapa daerah saja. "Tolong diingat, dari seluruh Jatim yang bermasalah ada di beberapa daerah, jadi yang lainnya menerima beras dengan kualitas bagus. Tetapi yang sedikit tapi bermasalah ini harus segera ditindak cepat. Kami yakin juga kalau ini ada kaitan dengan amanah dari supplier yang tidak baik, Kemensos RI akan mengambil tindakan, saya yakin," terangnya.