Tak Hanya Vaksin, Semangat Merah Putih Juga Disuntikkan di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 19:37 WIB
Polisi dan TNI terus menyuntikkan semangat merah putih ke warga Kabupaten Mojokerto untuk melawan pandemi COVID-19. Hari ini, aksi tersebut menyasar ratusan peserta vaksinasi COVID-19 dan organisasi buruh.
Polisi dan TNI menyuntikkan semangat merah putih ke warga Kabupaten Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto -

Polisi dan TNI terus menyuntikkan semangat merah putih ke warga Kabupaten Mojokerto untuk melawan pandemi COVID-19. Hari ini, aksi tersebut menyasar ratusan peserta vaksinasi COVID-19 dan organisasi buruh.

Seperti yang dilakukan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat meninjau gerai vaksin Presisi di Puskesmas Bangsal. Sebelum vaksinasi dimulai, para penerima vaksin, nakes, serta polisi dan TNI menyanyikan Lagu Indonesia Raya sembari mengibarkan Bendera Merah Putih.

Dengan ikat merah putih di kepalanya, Dony yang didampingi anggota Koramil Bangsal membagikan Bendera Merah Putih ukuran kecil ke para penerima vaksin dosis kedua. Ia juga memotivasi warga agar tetap semangat melawan pandemi COVID-19 dengan selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan aturan PPKM level 4.

"Hari ini untuk warga Kecamatan Bangsal kami berikan 200 dosis, di kecamatan lainnya juga tetap berjalan," kata AKBP Dony kepada wartawan di lokasi, Senin (2/8/2021).

Sementara saat mengunjungi Sekretariat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Mojokerto, Dony disambut aksi sejumlah buruh yang mengibarkan Bendera Merah Putih. Mereka juga menyanyikan Lagu Indonesia Raya untuk membangkitkan semangat perjuangan melawan pandemi Corona.

Selanjutnya, Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menyerahkan bantuan sembako dan vitamin ke para buruh. Dony berharap elemen buruh membantu pemerintah menyukseskan PPKM level 4 di Bumi Majapahit.

"Menjelang HUT Kemerdekaan RI, teman-teman buruh tetap semangat dalam membantu pemerintah memutus penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan ini menjadi energi positif bagi kita semua agar Indonesia bisa keluar dari pandemi, khususnya Kabupaten Mojokerto," terangnya.

Pengurus FSPMI Kabupaten Mojokerto Eka Hernawati menjelaskan, Virus Corona juga menginfeksi rekan-rekannya sesama buruh. Bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Oleh sebab itu, para buruh kompak terus mengobarkan semangat merah putih untuk melawan pandemi COVID-19.

"Kami tidak mau putus asa, kami tetap bersemangat melawan pandemi. Kami mendukung PPKM level 4 karena penting untuk menjaga kesehatan kami, baik yang di rumah maupun yang bekerja," pungkasnya.

(sun/bdh)