Arus Balik Toron di Suramadu Normal, 110 Kendaraan Mau ke Madura Diputar Balik

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 19:27 WIB
toron di suramadu
Kendaraan yang diputar balik diberi sembako (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

H+1 Idul Adha, masyarakat sudah mulai kembali dari toron atau mudik. Situasi Suramadu pun tampak normal, baik dari arah Surabaya maupun Madura. Namun, dari arah Surabaya menuju Madura hari ini sudah ada 110 kendaraan, baik motor maupun mobil yang diputar balik.

"Arus masuk dan keluar Madura normal. Sampai sore ini yang diputar balikkan ada 110, roda dua ada 78 dan roda empat ada 32 dari arah Surabaya," kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Eko Adi Wibowo kepada detikcom, Rabu (21/7/2021).

Eko mengatakan pengendara yang diputar balik karena tidak dapat menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM). Sehingga pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanannya dan kembali ke tempat asal.

Suramadu arah Madura ke Surabaya sendiri tidak ada pemeriksaan. Sebab, pemeriksaan ada pada kewenangan Bangkalan.

"Yang sisi Madura kewenangan Bangkalan," ujarnya.

Selain itu, pada saat pemeriksaaan malam Idul Adha, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memberikan sembako hingga daging kurban kepada pengendara yang diputar balik. 50 paket sembako dan 30 daging kurban dibagikan saat Lebaran Haji.

"Roda dua yang diputar balik semalam (Selasa 20 Juli) diberi paket sembako, ada 50 paket. Dan ada 30 bungkus daging kurban yang dibagikan," jelas Eko.

Dari pantauan detikcom, pengendara R2 lebih banyak dibanding R4 yang menuju Surabaya dari Suramadu. Tetapi tidak ada pemeriksaan ketika sudah sampai Surabaya, sebab sudah dilakukan pemeriksaan di Bangkalan.

Sedangkan di sisi Surabaya yang hendak ke Madura, terlihat puluhan personel brimob, TNI, Dishub yang melakukan pemeriksaan kepada pengendara mobil. Namun tidak ada yang diputarbalikkan, karena memiliki tujuan jelas dan menunjukkan hasil vaksin, serta swab antigen negatif COVID-19.

Salah satu warga Bangkalan yang kembali dari toron, Rivan (27) mengatakan ia biasanya kembali ke Surabaya pada H+1. Ia dan keluarganya toron pada Senin (19/7) malam.

"Tiap Idul Adha pulang, wajib, saya pulang Bangkalan. Perjalanannya ya lancar-lancar saja," kata Rivan saat beristirahat di Suramadu pintu masuk Surabaya.

Rivan mengatakan, jika saat menuju Surabaya ada pemeriksaan di Bangkalan. Ia pun lolos karena menunjukkan hasil vaksin pertama. Saat toron pada Senin lalu juga lolos dari pemeriksaan di sisi Surabaya karena pelat nopol L.

"Pas berangkat gak terlalu ramai, pas berangkat juga gak diberhentikan dari pos Surabaya. Ada kendaraan yang diperiksa sama diputerbalikkan. Di Bangkalan ada dijaga yang arah Surabaya," pungkasnya.

(iwd/iwd)