Pelaku Pungli di Wisata Sekitar Kawah Ijen Jadi Tersangka

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 11:18 WIB
Pelaku pungli di Wisata Kalipait, Bondowoso ditetapkan sebagai tersangka. Pengakuan sementara, pelaku mengantongi puluhan juta Rupiah dari pungli itu.
Pelaku pungli saat diperiksa/Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom
Bondowoso -

Pelaku pungli di Wisata Kalipait, Bondowoso ditetapkan sebagai tersangka. Pengakuan sementara, pelaku mengantongi puluhan juta Rupiah dari pungli itu.

Pelaku yakni Bambang Sugiyanto (35), warga Desa Kalianyar, Ijen. Saat ini, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ditahan untuk pengembangan lebih lanjut.

"Pelaku sudah kami tahan untuk proses penyidikan lebih intensif," ungkap Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto kepada detikcom, Kamis (1/7/2021).

Dijelaskan mantan Kasat Shabara Polrestabes Surabaya ini, begitu mendapat keluhan dari masyarakat khususnya para wisatawan, pihaknya langsung menurunkan Tim Saber Pungli ke lapangan untuk menyelidiki.

"Tim kami turun dengan berpura-pura sebagai pengunjung. Ternyata benar, saat kami menyamar seolah jadi pengunjung, memang terbukti. Kami dipungli juga," ujar Herman.

Pengakuan sementara kepada polisi, Bambang sudah melakukan aksinya itu sejak 6 bulan lalu. Dari aksinya tersebut, pelaku mengaku sudah mengantongi uang sekitar Rp 27 juta.

Atas perbuatannya itu pelaku bakal dijerat dengan Pasal 368 ayat (1) KUH Pidana Subs Pasal 335 ayat (1) ke 1e KUH Pidana, tentang pemerasan dengan kekerasan atau memaksa orang lain dengan kekerasan.

Diberitakan sebelumnya, pengunjung Wisata Kalipait kerap mengeluhkan pungli di wisata yang lokasinya tak jauh dari Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Bahkan, pungli tak jarang disertai dengan aksi premanisme.

Modusnya, para wisatawan domestik dipungut uang dengan jumlah variatif antara Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per orang. Bagi wisatawan mancanegara, pungutannya hingga berkali lipat pengunjung lokal. Belum termasuk kendaraannya.

Padahal, Wisata Kalipait yang berada di bawah pengelolaan BKSDA Wilayah III Jember itu sama sekali tak dipungut biaya. Karena memang belum merupakan objek wisata resmi. Namun selalu ramai dikunjungi wisatawan yang hendak atau turun dari Kawah Ijen.

(sun/bdh)