1.171 Anak di Blitar Raya Positif COVID-19 Selama Pandemi, 3 Meninggal

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 14:00 WIB
Plt Kepala Dinkes Pemkab Blitar, Miftahul Huda mengatakan, kategori anak dalam catatannya adalah pasien berusia antara 0 sampai di bawah 18 tahun. Jumlah 689 tersebut terdata sejak pandemi melanda Indonesia awal 2020 sampai Juni 2021.
Plt Kepala Dinkes Pemkab Blitar, Miftahul Huda/Foto: Erliana Riady/detikcom
Blitar -

Sebanyak 1.171 anak di Blitar Raya positif COVID-19. Jumlah itu merupakan angka kumulatif selama pandemi COVID-19, dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Dalam data yang dihimpun, ada 689 anak di Kabupaten Blitar dan 482 anak di Kota Blitar yang terkonfirmasi positif COVID-19. Plt Kepala Dinkes Pemkab Blitar, Miftahul Huda mengatakan, kategori anak dalam catatannya adalah pasien berusia antara 0 sampai di bawah 18 tahun. Jumlah 689 tersebut terdata sejak pandemi melanda Indonesia awal 2020 sampai Juni 2021.

"Di catatan kami, dikategorikan usia anak itu 0 sampai di bawah 18 tahun. Jumlah kumulatif yang terkonfirmasi positif COVID-19 ada 698. Tiga di antaranya meninggal dunia," papar Huda kepada detikcom, Jumat (25/6/2021).

Tiga anak yang meninggal berumur 8 tahun (dua anak) dan 15 tahun. Mereka meninggal ketika dirawat intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, rumah sakit rujukan penanganan COVID-19. Mereka merupakan warga Kecamatan Doko, Binangun dan Wlingi.

Baca juga: 36 Anak di Kota Surabaya Positif COVID-19, Dari Mana Penularannya?

Huda menambahkan, anak-anak yang meninggal tersebut selain positif COVID-19 juga ada penyakit penyerta (komorbid). Di antaranya ada yang punya penyakit asma bawaan.

"Kalau tracing kami akui kesulitan sekarang ini, mereka terpapar dari mana. Menentukan klaster juga sulit karena mobilitas warga tinggi. Namun dari beberapa hasil tracing, mereka terpapar dari keluarganya yang terkonfirmasi positif lebih dulu," ungkapnya.

Sedangkan di Kota Blitar, jumlah akumulatif anak yang positif COVID-19 sebanyak 482. Dengan rincian usia 0-1 sebanyak 14, usia 1-4 sebanyak 55, usia 5-9 tahun ada 111. Sedangkan usia 10-14 tahun sebanyak 124 dan usia 15 sampai di bawah 18 tahun ada 178 anak.

Baca juga: RSI Surabaya A Yani Overload Pasien COVID-19

Ketua Harian Satgas COVID-19 Kota Blitar, Didik Djumianto mengatakan, tidak dilaporkan adanya anak yang meninggal positif COVID-19 di Kota Blitar. Anak-anak yang terinfeksi Corona didominasi paparan dari keluarganya. Mereka ada yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya, dan beberapa harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

"Kami melihat kondisi fisik si anak dan keluarganya ya. Jika memungkinkan isolasi mandiri di rumah, misal ortunya juga positif dan di rumah itu tidak ada lansia. Namun jika tidak memungkinkan, ya harus dibawa ke rumah sakit rujukan atau gedung isolasi milik Pemkot Blitar," pungkasnya.

(sun/bdh)