Menko PMK Minta Penyekatan Suramadu Tetap Ada, Wisata di Zona Merah Tutup

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 19:35 WIB
Ratusan warga Madura demo di Balai Kota Surabaya, meminta penyekatan Suramadu dihentikan. Namun menurut Menko PMK Muhadjir Effendy, penyekatan harus tetap dilakukan.
Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau penyekatan Suramadu/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Ratusan warga Madura demo di Balai Kota Surabaya meminta penyekatan Suramadu dihentikan. Namun menurut Menko PMK Muhadjir Effendy, penyekatan harus tetap dilakukan.

Saat meninjau penyekatan Suramadu sisi Surabaya, Muhadjir mengatakan pelaksanaannya sudah bagus. "SOP bagus, sudah dipatuhi, ada beberapa sarana penunjang, seperti ada tempat istirahat petugas, konsumsi diperhatikan, cara bergilir," ujarnya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Disebut Diskriminasi, Eri Jelaskan ke Pendemo Swab Antigen Bukan Kemauannya

Ia menjelaskan, yang harus dievaluasi ialah jangan sampai ada penumpukan pengendara dalam penyekatan Suramadu. Khususnya dari Madura ke Surabaya.

"Nanti akan kita bahas untuk jalan keluar. Kalau kita ingin segera selesai COVID, khususnya Surabaya dan Madura harus tetap jalan (swab antigen di penyekatan). Kalau menjalar ke mana-mana gimana," jelasnya.

Baca juga: Temui Pendemo Warga Madura, Wali Kota Eri Sedih Dibilang Diskriminasi

Terkait warga Madura yang demo menolak penyekatan Suramadu, ia mengatakan, sudah ditemui oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan disampaikan ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia berharap ada kesepakatan dan pemahaman bersama.

"Tidak ada niat sulit kalau bisa dicari. Mudah-mudahan ada kesepakatan dan pemahaman," harapnya.

Selain itu, ia meminta tempat ibadah dan wisata di zona merah ditutup sementara. Berdasarkan data di http://infocovid19.jatimprov.go.id/, saat ini di Jatim ada dua daerah yang zona merah COVID-19. Yakni Kota Pasuruan dan Bangkalan.

"Pokoknya semua zona merah, ibadah supaya tetap di rumah. Wisata ditutup demi perbaikan kita semua," pungkasnya.

(sun/bdh)