Sebelum Klaster Sidomulyo Kota Mojokerto Muncul, Warga Rekreasi ke Kenjeran

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 11:30 WIB
Gang di Kota Mojokerto yang Di-lockdown Jadi Klaster Sidomulyo, 47 Warga Positif COVID-19
Gang di Kota Mojokerto yang di-lockdown jadi Klaster Sidomulyo/Foto file: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Penyebaran COVID-19 di Klaster Sidomulyo, Kota Mojokerto setidaknya telah menginfeksi 50 warga. Sebelum klaster ini terjadi, ada rombongan warga yang rekreasi ke Kenjeran, Surabaya.

Jubir Satgas COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pihaknya terus berupaya mengungkap sumber awal penularan yang memicu Klaster Sidomulyo di Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon. Menurut dia, tim tracing mengantongi sejumlah informasi terkait aktivitas warga yang disinyalir memicu klaster tersebut.

"Ada beberapa informasi, tapi masih kami telusuri lagi. Ada informasi beberapa warga sekitar pernah melakukan perjalanan ke Surabaya dalam rangka rekreasi ke Kenjeran. Itu terjadi di minggu kemarin sebelum kasus itu meledak," kata Gaguk kepada detikcom, Sabtu (19/6/2021).

Informasi tersebut, lanjut Gaguk, menjadi bahan bagi tim tracing untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Menurut dia, tim berupaya memastikan warga Sidomulyo gang 3 ataukah gang 4 yang bertamasya, serta identitas mereka.

"Informasi ini yang menjadi bahan tim tracing untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Ini memang tantangannya berat bagi tim tracing. Karena tidak semua warga bisa memberi informasi lengkap," terangnya.

Selain itu, lanjut Gaguk, pihaknya juga menerima informasi kegiatan padat karya membangun gorong-gorong di Sidomulyo gang 4 sebelum meledaknya Klaster Sidomulyo. Pembangunan tersebut memberdayakan warga setempat.

"Di lingkungan situ ada kegiatan padat karya membangun gorong-gorong. Pengerjaannya menggunakan warga setempat. Informasinya kegiatan itu memang ada sebelumnya, di Sidomulyo gang 4. (Apakah menjadi sarana transmisi? Kegiatan apa saja bisa menjadi sarana transmisi kalau tidak mematuhi prokes," ungkapnya.

Simak juga 'Klaster Hajatan di Boyolali, 29 Orang Terpapar Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]