Polisi Bongkar Penangkaran Benih Lobster Ilegal, 2 Tersangka Diamankan

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 11:29 WIB
benih lobster ilegal
Usaha benih lobster ilegal dibongkar polisi (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Polisi membongkar penangkaran benih lobster ilegal di Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Sebanyak ribuan ekor benih lobster dan dua orang tersangka turut diamankan.

Kedua tersangka yakni WNT (33) dan RA (24). Keduanya tercatat sebagai warga Desa Tasikmadu, Watulimo, Trenggalek. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan dari dua tersangka ini, polisi mengamankan sekitar 35 ribu ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara.

"Total keseluruhan benih lobster yang diamankan 35 ribu. Rinciannya 30 ribu jenis pasir dan 500 jenis mutiara," kata Gatot dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Jatim, Selasa (15/6/2021).

benih lobster ilegalFoto: Amir Baihaqi

Gatot menuturkan pengungkapan bisnis benih lobster ilegal bermula dari laporan masyarakat. Berbekal info itu, polisi kemudian melakukan observasi ke lokasi. Benar saja, ternyata penangkaran benih lobster itu tak ada izin usahanya.

Kemudian pada Sabtu (12/6) sekitar pukul 05.00 WIB dilakukan pengadangan sebuah mobil Yaris nopol AE 1291 PC warna merah. Mobil tersebut diadang karena dicurigai membawa benih lobster.

"Saat itu, mobil sedang melintas di Jalan Rejotangan, Tulungagung. Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan tiga buah styrofoam berisi benih lobster yang dibungkus plastik berisi oksigen," tutur Gatot.

Atas perbuatan kedua tersangka tersebut, kinu kedua tersangka dijerat dengan Pasal 29 Jo Pasal 26 ayat (1) UU nomor 11 tahun 2020 tentang perubahan atas UU nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan atau Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1) UU nomor 3q tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 KUHP.

"Adapun ancaman hukumannya pidana penjara 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar," tandas Gatot.

(iwd/iwd)