Perempuan di Banyuwangi Tewas Jatuh ke Sungai Saat Hujan Deras

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 13:13 WIB
Mayat perempuan tua ditemukan warga Kecamatan Kota Banyuwangi, saat hujan deras mengguyur. Mayat itu ditemukan hanyut dan tersangkut di selokan yang berada di Kelurahan Tamanbaru.
Evakuasi korban hanyut/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Mayat perempuan tua ditemukan warga Kecamatan Kota Banyuwangi, saat hujan deras mengguyur. Mayat itu ditemukan hanyut dan tersangkut di sungai yang berada di Kelurahan Tamanbaru.

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan, yang hendak membersihkan tumpukan sampah di aliran sungai, Rabu (9/6/2021).

"Dia melihat sosok yang awalnya dikira boneka. Namun setelah dilihat dari dekat ternyata mayat perempuan," kata AKP Kusmin, Kapolsek Kota Banyuwangi kepada detikcom.

Saksi bersama warga sekitar lantas memegang mayat tersebut, karena takut terbawa arus sungai yang deras akibat guyuran hujan lebat sejak Selasa (8/6) malam.

"Arus sungai cukup deras, karena memang sejak tadi malam sampai pagi tadi hujan lebat turun di wilayah perkotaan," ujarnya.

Setelah mengevakuasi korban, warga melaporkan penemuan mayat tersebut ke aparat kepolisian. Jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi.

Selang beberapa waktu, keluarga korban datang untuk memastikan mayat tersebut. Korban bernama Batin Seminarwati (78) warga Kelurahan Tamanbaru.

"Menantu korban datang untuk memastikan korban merupakan mertuanya dan setelah dicek ternyata benar bahwa korban mertuanya. Korban bernama Batin Seminarwati (78) warga Kelurahan Tamanbaru," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, sekira pukul 05.30 WIB korban sedang memasak nasi di dapur belakang rumahnya. Saat itu, menantu korban mendengar suara benda jatuh ke sungai yang berada persis di belakang rumahnya.

"Saat itu, menantu korban mengira itu suara kayu yang jatuh ke sungai. Sehingga ia tidak menghiraukan karena memang hujan deras," kata Kusmin.

Selang berapa lama, menantu korban pergi ke dapur, karena mencium nasi yang dimasak mertuanya hangus. Ia mengira mertuanya lupa dan tidur di kamar.

"Keluarga baru tahu jika korban terjatuh ke sungai, saat dikirimi foto penemuan mayat oleh tetangganya," tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga kuat jatuh terpeleset ke sungai dan hanyut saat hujan deras mengguyur wilayah perkotaan Banyuwangi.

"Keluarga menerima dan menolak dilakukan autopsi," pungkas Kusmin.

(sun/bdh)