Dubes Kazakhstan Bertemu Khofifah Lirik Kerja Sama Lobster hingga Mebel

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 22:43 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan Duta Besar Kazakhstan H.E. Daniyar Sarekenov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Pertemuan ini membahas kerja sama antara Pemprov dengan Kazakhstan terkait komoditas laut khususnya udang.
Gubernur Khofifah bertemu dengan Duta Besar Kazakhstan H.E. Daniyar Sarekenov/Foto: Faiq Azmi/detikcom
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan Duta Besar Kazakhstan H.E. Daniyar Sarekenov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Pertemuan ini membahas kerja sama antara Pemprov dengan Kazakhstan terkait komoditas laut khususnya udang.

Khofifah mengatakan, Jatim memiliki ketersediaan lobster dan juga ikan beku seperti ikan tuna. Di mana, dua komoditas laut ini sangat dibutuhkan oleh Negara Kazakhstan. Saat ini, Khofifah mengupayakan adanya direct flight dari Jatim ke Kazakhstan.

"Membangun koneksitas perdagangan antara Jawa Timur dan Kazakhstan adalah sesuatu yang sangat profitable menurut saya. Dengan menyiapkan direct flight," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (7/6/2021) malam.

Untuk saat ini, Gubernur Khofifah berupaya untuk mengkomunikasikan perihal akses transportasi dengan maskapai penerbangan. Sehingga diharapkan, memungkinkan adanya penerbangan yang terkoneksi secara langsung dari Jatim ke Kazakhstan.

"Ada hal yang sangat menarik yang ditawarkan oleh Pak Dubes, adalah produk-produk tertentu untuk bisa tembus ke pasar Eropa, dan Eropa Timur termasuk Rusia, adalah menjadikan Kazakhstan itu hap-nya (penghubung)," imbuhnya.

Dubes Kazakhstan mengungkapkan, tujuan kedatangannya ke Jatim adalah untuk membangun relasi perdagangan dan investasi. "Jawa Timur adalah market yang menarik, baik itu untuk Kazakhstan, begitu juga Kazakhstan akan sangat tertarik dengan produk Jawa Timur," tuturnya.

Contoh komoditas dari Jatim yang bisa dipasarkan ke Kazakhstan antara lain produk atau komoditas hasil laut dan tekstil. Selain itu, menurut Dubes Kazakhstan, produk mebel warga Jatim sangat dilirik warga di sana.

"Begitu juga dengan terkait wisata. Indonesia sangat diterima di Kazakhstan apalagi wisata religi," pungkasnya.

(sun/bdh)