Siasati Penumpukan di Suramadu, Emil Sarankan Penyekatan Pintu Masuk Bangkalan

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 23:11 WIB
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Penyekatan dan swab antigen massal di pintu masuk Suramadu arah Surabaya berbuntut kemacetan panjang hingga 3,5 KM. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak pun menyarankan ada penyekatan di pintu masuk Bangkalan.

"Karena ada satu momen antrean terlalu panjang dan numpuk di jembatan, dan itu tidak disarankan situasinya. Maka harus ada penyekatan efektif di kaki Bangkalan," kata Emil kepada wartawan usai rapat koordinasi di pos polisi Suramadu, Minggu (6/6/2021).

Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wali Kota Surabaya, Wakapolda Jatim, Pangdam dan Kapolres Tanjung Perak, Emil langsung meninjau lokasi pintu masuk Bangkalan. Mereka sedang mempersiapkan penyekatan.

"Gubernur nanti akan memastikan kesiapan finalnya dengan Pangdam dan Kapolda. Supaya di sisi Bangkalan siap, bukan hanya mengatur berapa mobil yang boleh lewat supaya tidak numpuk, tapi juga dilakukan screening di sisi Bangkalan," jelasnya.

"Karena dari tadi sudah ditemukan 70, pak wali kota Surabaya menemukan 70 reaktif. Inilah yang ingjn kita pastikan jangan sampai terjadi penyebaran COVID-19," tambahnya.

Emil mengatakan, jika kondisi di Bangkalan saat ini terjadi peningkatan kasus positif COVID-19. Untuk itu seluruh elemen termasuk Dinkes Jatim dan Kemenkes ingin memastikan ada persiapan penanganan di Bangkalan.

"Namun kita juga ingin menjaga penyeberangan di Suramadu ini, jangan sampai ada penyebaran COVID-19. Itulah sebabnya pak wali sejak kemarin malam dengan bu kapolres, danrem, wakapolda sudah melakukan upaya maksimal," urainya.

Untuk tes swab massal akan terus dilanjutkan. Hal itu melihat risiko penyebaran.

"Tapi tantangan saat ini adalah kalau semua dites di sini (Suramadu sisi Surabaya) berat. Makanya kita atur, apakah plat Madura semua dicek, kalau berbasis KTP juga agak sulit. Maka, mungkin berbasis plat nomor ditahan di sana (Bangkalan) dan sebagian di sini. Yang plat non Madura untuk dilakukan tes. Ini yang kita matangkan mempersiapkan seleksi dari bu gubernur, pangdam dan kapolda," pungkasnya.

Simak video 'RSUD Bangkalan Lockdown, Razia Besar-besaran Digelar di Suramadu':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)