Viral Seserahan Pernikahan 'Sultan' Nganjuk, Habis Berapa Duit?

Sugeng Harianto - detikNews
Minggu, 30 Mei 2021 18:53 WIB
Nganjuk -

Seserahan 'sultan' di Nganjuk viral karena dianggap wah dengan banyaknya barang yang diserahkan. Barang yang menjadi seserahan pun dianggap mahal mulai dari sapi hingga hasil bumi.

Kira-kira berapa duit yang dihabiskan untuk seserahan tersebut?

"Sapinya saja empat ekor itu ada kalau harga Rp 60 juta," ujar Kepala Desa Sendangbumen Kecamatan Berbek Nganjuk, Sutoyo yang merupakan mertua pengantin pria saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (30/5/2021).

Dari ekor sapi yang dibawa pengantin pria, kata Sutoyo, dua induk masing-masing beranak satu karena sudah dibeli dua bulan lalu. Selain empat ekor sapi, dalam seserahan nikah tersebut juga ada perlengkapan rumah tangga mulai kursi, almari, dan juga hasil panen bumi. Itu belum sepasang hewan lain yang juga menjadi seserahan seperti burung perkutut, merpati, angsa, dan bebek.

"Dengan perabot dan hasil bumi, ada kalau total Rp 350 juta," kata Sutoyo.

Sutoyo mengatakan seserahan pernikahan tersebut merupakan inisiatif dari sang besan sendiri. Tidak pernah ada kesepakatan apapun karena seserahan pernikahan di Nganjuk sesuai kemampuan keluarga mempelai pria.

"itu inisiatif sendiri keluarga besan saya dan tidak ada kesepakatan. Biasanya hantaran itu sesuai kemampuan besan," papar Sutoyo.

Sutoyo menambahkan, dalam seserahan pernikahan dari besannya itu selain dua induk sapi lengkap dua anaknya juga ada hewan lain. Yakni sepasang angsa, bebek, burung merpati dan perkutut. Di samping itu juga berupa panen hasil bumi seperti padi, palawija dan lain sebagainya.

"Lengkap selain hewan juga perabot rumah tangga, hasil pertanian, hewan angsa sejodoh, merpati, burung kutut, lengkap satu pasang," tandasnya.

Seserahan itu merupakan bagian dari pernikahan Agusti Waluyo, warga Babadan Nganjuk dengan Tidar Putri Ayu Susandika(22), putri Kepala Desa Sendangbumen, Kecamatan Berbek Nganjuk.

Agusti merupakan seorang polisi yang berdinas di Satuan Sabhara Polres Nganjuk. Mereka telah berpacaran selama tiga tahun sebelum memutuskan menikah.

(iwd/iwd)