Hanoman Ajak Anak-anak di Kawasan Makam Rangkah Patuh Prokes

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 16:01 WIB
Hanoman Edukasi Protokol Anak-Anak Disekitar Makam Rangkah
Pendongeng anak agar patuh prokes (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcoM0
Surabaya -

Dongeng rupanya bisa menjadi alat untuk mengingatkan warga tentang protokol kesehatan (Prokes). Mengantisipasi penularan COVID-19, pendongeng asal Surabaya, Harris Rizki Akhiruddin mengingatkan anak-anak agar tetap patuh pencegahan penularan COVID-19 ini.

Dengan menggunakan kustom pewayangan Hanoman yang dikenal sebagai tokoh protagonis itu, Rizki memberikan dogeng yang berisi materi terkait protokol kesehatan di Makam Rangkah, Tambaksari, Rabu (26/5/2021). Alhasil anak-anak yang di sekitar makam itu, takjub mengikuti alur cerita yang diberikan oleh Harris.

Meski dengan menggunakan alas terpal anak-anak tersebut antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan. Anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan juga diberikan hadiah oleh pendogeng tersebut.

Harris mengatakan dalam kegiatan ini, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan protokol kesehatan sejak dini, salah satunya mencuci tangan.

"Bagaimana pentingnya menjaga protokol kesehatan, pentingnya yaitu anak-anak harus selalu mencuci tangan menjaga kebersihan seperti itu," ujarnya kepada detikcom.

Kenapa kegiatan mendongeng dilakukan di kawasan makam Rangkah yang dekat perkampungan, menurut dia, saat pandemi anak-anak banyak yang tidak bisa keluar dan butuh keceriaan dan kegembiraan.

"Berhubung pandemi anak-anak ini tidak bisa keluar, bahkan jarak pun harus dibatasi. Anak-anak juga butuh sebuah hiburan. Anak-anak butuh sentuhan-sentuhan yaitu keceriaan. Nah makanya itu, saya datang ke kuburan Rangkah ini untuk menghibur adik-adik yang ada di sekitar sini, untuk berbagi keceriaan, berbagi kesenangan," lanjut Harris.

Dalam mendongeng, Harris menceritakan bagaimana kesibukan para tenaga medis yang berjuang menyembuhkan pasien-pasien yang terpapar COVID-19. Oleh sebab itu, kesadaran menjaga kebersihan harus di pupuk sejak dini.

"Dalam cerita tadi kita mencontohkan kepada anak-anak pentingnya menjaga kesehatan yaitu tadi dimana contoh dari bulan tadi, keluarga dari bulan dia adalah orang tuanya seorang dokter bagaimana tugas seorang dokter mengobati pasien-pasiennya, mengobati yaitu orang-orang sakit bahkan mereka pun harus berjuang untuk pasien-pasien untuk sembuh," ungkap Harris.

"Nah kalau kita nggak menjaga kesehatan terus kasihan tenaga-tenaga medis di rumah sakit.Kita menceritkan kepada anak-anak supaya anak-anak itu ayo mulai dini mulai kecil kita harus menjaga kesehatan," tandas Harris.

(fat/fat)